Pengprov Perbakin Tambah Nomor Pertandingan di PON XX

Ketua Pengprov Perbakin Provinsi Papua Jhony Banua Rouw. (FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pengprov PerbakinProvinsi Papua akan menambah dua nomor pertandingan baru Skeet dan Trap pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua. Cabor menembak memang memiliki banyak nomor yang dipertandingkan, namun secara umum dibagi menjadi 3 kelompok yakni tembak sasaran, tembak reaksi, dan berburu.

Ketua Pengprov PerbakinProvinsi Papua Jhony Banua Rouw mengatakan kedua nomor tersebut akan muncul di PON Papua dan Perbakin telah memiliki atlet yang sudah melakukan training center (TC) berjalan selama 6 bulan lamanya di Markas Komando Divisi Infanteri 1/Kostrad, Cilodong Depok, Jawa Barat.

“Skeet dan Trap nomor baru muncul di PON XX, kita sudah antisipasi itu ada atlet kita sudah lakukan TC berjalan di Mabes TNI. Dan mereka juga mewakili Indonesia bermain di Asian Games 2018,” ujarnya.

Lanjut Banua, atlet yang telah melakukan TC berjalan merupakan atlet mandiri yang dibiayai langsung oleh Pengprov Perbakin Papua, bahkan bagi atlet meraka yang berlaga di Asian Games, Jakarta – Palembang 2018.

Dikatakan Jhon Banua jika Perbakin Papua kedepan masih akan melakukan seleksi di Papua, dengan harapan terjaring atlet muda asal Papua yang dipersiapkan pada PON 2020. Pasalnya saat ini ada tiga atlet dan satu atlet yang masih tahap seleksi.

“Kedepan kami juga akan seleksi atlet di Papua dengan harapan ada atlet asli Papua yang betul-betul kita siapkan dari nol, jadi yang ada menjadi panutan untuk menarik atlet lain bisa berprestasi,” ujar Jhony Banua

Ditambahkan, minimnya peralatan untuk menunjang latihan atlet menjadi kendala dalam mempersiapkan atlet prestasi PON XX, sehingga pengprov Perbakin mengirimkan atlet berlatih di luar pulau Papua.

“Peralatan cuma ada disana, sehingga pembinaan atlet tetap dilakukan saja. Mudah-mudahan dengan apa yang dilatihan, saya optimis bisa dapatkan prestasi terbaik. Apalagi Skeet dan Trap ada 8 nomor putra/putri mix,” tutup Jhony Banua. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *