Masyarakat Jangan Dibodohi Kepentingan Politik

JAYAPURA – Salah satu tokoh pemuda di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Gerson Maike mempertanyakan soal adanya puluhan papan nama yang baru dipasang namun menempelkan identitas salah satu partai Pemilu di kampung-kampung. Masyarakat di Benawa kata Gerson merasa bingung dan tak paham serta membiarkan begitu saja karena awalnya dikatakan untuk identitas pemekaran kampung.

  Ia menganggap ada sikap tak jujur dari salah satu partai dan terkesan membodohi masyarakat. “Saya mendengar laporan soal ini kemudian saya coba mengecek langsung ke kampung di Distrik Benawa dan ternyata betul ada 21 papan nama salah satu partai yang dipasang di 21 kampung,” kata Gerson melalui ponselnya, Kamis (30/8) kemarin.

Ia mendengar pengakuan masyarakat awalnya puluhan papan nama ini dibawa menggunakan mobil dari Yalimo kemudian menyampaikan kepada masyarakat kampung jika papan tersebut adalah papan identitas untuk pemekaran kampung.

Namun setelah dipasang teryata isinya justru tentang salah satu partai. “Masyarakat tidak tahu menahu soal ini karena menurut mereka saat akan dipasang katanya untuk papan nama kampung yang baru dimekarkan, ternyata papan nama partai. Jelas saja ini pembohongan namanya,” bebernya.

Ia sendiri dalam waktu dekat akan melaporkan hal tersebut kepada Panwas Kabupaten karena menganggap keberadaan kantor partai tersebut seakan dipasang sesukanya. “Akan segera kami sampaikan ke Panwas. Masyarakat menolak jika seakan-akan ada kantor partai sudah  dibangun,” tambahnya.

Sementara Ketua KPU Yalimo, Yanes Alitnoe yang terhubung via telepon menyampaikan, tidak boleh kantor partai dibangun menyatu atau menempel dengan kantor pemerintah. Hal ini akan menjadi temuan dan bisa bermasalah. “Itu tak boleh, kantor partai harus terpisah dengan kantor milik pemerintah termasuk kantor aula atau kantor kepala kampung, tak boleh seperti itu,” jelas Yanes.(ade/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *