DPT Pemilu 2019 Ditetapkan 3.517.447 Pemilih

Suasana rapat pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Umum tahun 2019 oleh KPU Provinsi Papua yang berlangsung di Hotel Green Abe, Kamis (30/8).

JAYAPURA- Pelaksanaan Rekapitulasi  Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Umum tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua berdasarkan berita acara penetapan DPT di 29 Kabupaten/Kota Provinsi Papua dengan jumlah DPT sebanyak 3.517.447 Pemilih, dengan jumlah TPS sebanyak 15.199 dan jumlah distrik 560, jumlag Des/Kel sebanyak 5.498 dan langsung ditetapkan dan ditandatangani oleh ketua KPU Provinsi Papua melalui Pelaksana Tugas, Zufri Abubakar bersama beberapa angota KPU Provinsi Papua lainya.

“Setelah dilakukan pleno jumlah  DPT dalam Pemilihan Umum tahun 2019 di Papua sebanyak 3.517.447 Pemilih dari 29 Kabupaten/Kota Provinsi Papua,”ungkap Zufri Abubakar kepada Cenderawasih Pos usai rapat pleno penetapan DPT di Hotel Green Abe, Kamis (30/8).

  Zufri mengatakan, jumlah ini telah mencakup seluruh pemilih di 29 kabupaten/kota. Provinsi Papua dan dirinya mengatakan hasil DPT tersebut akan digunakan dalam pemilihan umum tahun 2019 di Provinsi Papua. ” Seluruh kabupaten/kota hari ini telah menyelesaikan DPT dengan baik dan benar,” kata Zufri.
Plt KPU Provinsi Papua, Zufri Abubakar mengatakan bahwa, dalam melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT hingga pleno DPT tersebut dilakukan selama 2 hari yakni, pada tanggal 29 Agustus hingga 30 Agustus 2018 yang berlangsung di Hotel Green Abe.
   “Pelaksanaan apat pleno terbuka rekapitulasi DPT hingga pleno DPT tersebut berjalan selama dua hari semua berjalan dengan lancar dan aman,”tuturnya.

Dari hari pertama yakni, pada 29 Agustus KPU Provinsi Papua melakukan rapat kecil guna untuk memberikan penjelasan kepada tiap Kabupaten/Kota bahwa harus menyelesaikan berbagai persoalan di tipa kabupaten kota agar dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT hingga pleno tidak dihambat dengan persoalan yang merupakan persoalan KPU Kabupaten/Kota tersebut.

  “Hal tersebut terbukti dimana sebelum dilakukan pleno terdapat salah satu kabupaten yakni, lani jaya yang masih mendaptkan persoaln interen KPU Lani Jaya, namun perseolan tersebut bisa diatasi oleh KPU Provinsi dan juga para Panwaslu,” tuturnya.
  Selaku Pelaksana Tugas KPU Provinsi Papua, Zufri Abubakar menegaskan kepada seluruh baik ketua maupun anggota KPU di 29 Kabupaten/Kota untuk dalam melaksanakan tugas sebagai KPU dimana bekerja sesuai dengan aturan perundang-undangan dan jujur dalam melaksanakan tugas dan tangung jawab.

  “Jika mereka bekerja dan bertentangan dengan aturan perundang-undangan, maka akan berhadapan dengan peroses hukum,”tutupnya.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *