Satgas Pamtas Tangkap Sindikat Curanmor

Anggota Satgas Pamtas Yonif RK 644/WLS saat mengamankan 8 unit motor curian dalam sweeping di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Selasa, (28/8).

Termasuk 8 Motor Curian yang Hendak Dijual ke Jayawijaya

KEEROM- Satgas Pamtas Yonif RK 644/WLS berhasil menangkap sindikat Pencurian Motor (Curanmor) bersama barang bukti delapan unit motor curian yang hendak dijual ke Kabupaten Jayawijaya, di Distrik Senggi,  Kabupaten Keerom, Selasa (28/8).

Dansatgas Yonif RK 644/WlS,  Letkol Inf Gede Setiawan menjelaskan, tim sweeping Satgas Yonif RK 644/WlS berhasil menangkap sindikat Curanmor berinisial AH (23)  dan 7 rekannya di Jalan Lintas Trans Papua, Distrik Senggi, Selasa, (28/8).

“Penangkapan ini dipimpin oleh Pasi Ops Satgas Yonif RK 644/WlS, Lettu Inf Ahmad Haryanto beserta 9 anggota Pos Kotis di depan Polsek Senggi,”ujarnya kepawa wartawan, Rabu, (29/8). Dijelaskan, sebelumnya mendapatkan informasi bahwa diduga ada sindikat Curanmor membawa motor hasil curian yang akan dibawa ke Kabupaten Jayawijaya dari arah Arso.

Dikatakan, untuk memperketat pemeriksaan setiap kendaraan yang akan melintasi di Jalan Lintas Distrik Senggi tersebut, Lettu Inf Ahmad Haryanto selaku pimpinan tim sweeping  membagi tugas menjadi 3 kelompok.

Dijelaskan, pada malam hari saat sweeping, anggota melihat 8 unit motor, diantaranya CBR 150 CC (6 unit) dan Vixion (2 unit ) secara bersamaan melintas di depan Polsek Senggi, di mana ciri-ciri tersebut sama dengan informasi yang sudah diterima sebelumnya. Atas dasar tersebut, Pasi Ops Satgas beserta tim sweeping memberhentikan rombongan tersebut untuk dimintai data dan keterangan. Setelah dimintai keterangan, ternyata para rombongan tersebut tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya.

Menurut pengakuan AH (23) beserta 7 pengendara lainnya bahwa motor tersebut baru saja dibeli dari orang yang tidak dikenal yang berada di Abepura. “AH beserta 7 rekannya dan barang bukti 8 motor tersebut kami diserahkan ke Polsek Senggi untuk diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian,”ujarnya.(oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *