Mengintip Persiapan Pembangunan Terminal Tipe A Entrop

Sejumlah pekerja bangunan melakukan persiapan material bangunan yang akan digunakan membangun terminal tipe A Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Senin (27/8). (FOTO: Priyadi/Cepos)

Telan Dana Rp 30 M, Jadi Terminal Termegah dan Representatif di Papua

Setelah sempat mengalami penundaan, pembangunan terminal tipe A Entrop, akhirnya dimulai. Bagaimana persiapan pembangunan terminal ini ? Berikut laporannya

Laporan: Priyadi, Jayapura

SENIN (27/8) siang sekira pukul 13.00 WIT., sejumlah pekerja bangunan terlihat sibuk bekerja di lokasi pembangunan terminal tipe A di Entrop. Dari pantauan Cenderawasih Pos, para pekerja ini mempersiapkan material bahan bangunan yang akan digunakan dalam pembangunan terminal.

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan, tahun ini pembangunan terminal tipe A sudah mulai dikerjakan yang diawali dengan pemagaran lokasi pembangunan seluas 2,5 Ha dan persiapan lahan pembangunan.

“Tahun 2018, tahap pengerjaan awal dilakukan dengan pemasangan kontruksi bangunan, karena waktu yang tersisa hanya 4 bulan hingga Desember 2018,” ungkap Kepala Proyek, Dedek yang ditemui Cenderawasih Pos, Senin (27/8).

Tahun 2019 menurut Dedek, akan dilanjutkan untuk pembangunan fasilitas utama terminal seperti kantor pengelolaan terminal, gudang ekpedisi, penitipan barang dan fasilitas terminal seperti fasilitas umum, bengkel, gedung serbaguna, mes karyawan, area parkir taksi/angkot, area parkir pengunjung baik motor dan mobil, ruang tunggu kedatangan dan keberangkatan serta lainnya.

   “Dengan sisa waktu 4 bulan ini, kita hanya buat konstruksi bangunan dan pemagaran keliling, supaya dalam bekerja lebih nyaman. Namun, tahun 2019, fasilitas bangunan utama dan Sarpras lainnya yang dikerjakan. Kita optimis sudah bisa jadi, yang penting jumlah tenaga cukup, bahan bangunan lancar dan tidak ada gangguan teknis,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Saat ini menurut Dedek sedang dilakukan pemadatan lahan dan dilanjutkan dengan pembuatan kontruksi dengan cara merakit besi-besi yang akan dicor.

Seluruh lahan seluas 2,5 Ha menurut Dedek tidak dibangun semua, karena luasan ini terbagi untuk lahan parkir kendaraan. “Dalam grand desain pembangunan terminal tipe A Entrop bentuknya L. Ini karena sebelah sisi belakang kiri ada bangunan Pasar Kelapa Dua Entrop.

   Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Andrian Jitmau menjelaskan, pembangunan terminal tipe A Entrop akan dikerjakan selama 2 tahun, sampai dengan tahun 2018. Kementerian Perhubungan RI, untuk pembangunan terminal ini mengucurkan dana sebesar Rp 30 miliar yang terbagai dalam dua tahap pencairan pertama Rp 15 miliar untuk tahun 2018 dan tahap kedua Rp 15 miliar untuk tahun 2019.

  Andi sapaan akrab Andrian mengatakan, terminal tipe A ini akan menjadi terminal terbesar, termodern dan representative di wilayah Timur Indonesia khususnya Papua dan Papua Barat. Karena nanti yang mengelola langsung terminal ini adalah Kementerian Perhubungan RI.

Dalam Terminal semua bangunan sudah modern tidak ada pedagang kaki lima yang berjualan di sana, semua fasilitas sudah standar. Apalagi terminal tipe A juga bisa dapat melayani kendaraan antar negara yang masuk,” Andi Djitmau.

“Kalau terminal tipe A yang kelola dari pusat, terminal tipe B dari Pemerintah Provinsi dan C yang mengelola Kabupaten/kota,” sambungnya.

Menurut, Andi, untuk luas lahan 2,5 Ha kepemilikannya sudah  tidak jadi masalah. Karena sudah milik Pemkot dan ada bukti sertifikat kepemilikan.

Untuk itu, dengan target waktu yang diberikan, dalam pembangunan terminal ia optimis tetap selesai tepat waktu dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kota Jayapura, apalagi di samping terminal juga ada pasar Kelapa Dua entrop. Hal ini tentunya bisa menambah PAD untuk Kota Jayapura.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *