BNI Tingkatkan Inklusi Keuangan Melalui Agent Terapung

CEO BNI Wilayah Papua, Suhardi Petrus saat melayani penumpang KM. Lestari Permai dalam bertransaksi melalui Agent Terapung yang BNI sediakan di Pelabuhan Jayapura beberapa waktu lalu. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Guna meningkatkan inklusi  keuangan di Papua dan mempermudah masyarakat dalam  bertransaksi, Bank Negara Indonesia (BNI) melaunching program Agent Terapung pada 2 Agustus lalu dan kini Agent Terapung BNI sudah mencapai 12 agen dan akan ditambah 10 agen untuk melayani masyarakat Papua.

Chief Executive Officer BNI Wilayah Papua Suhardi Petrus mengatakan,  Agent Terapung yang pihaknya lakukan bukan saja untuk membantu masyarakat dalam bertransaksi tetapi juga untuk meningkatkan inklusi keuangan di Papua.

“Inklusi keuangan di Papua masih rendah dan melalui Agent Terapung ini kami ingin memperkenalkan masyarakat apa itu tabungan, bagaimana cara bertransaksi di perbankan, apa saja jasa-jasa keuangan yang kami sediakan melalui Agent Terapung yang kami sebar di kapal-kapal penumpang, sehingga masyarakat yang ingin menabung, membeli pulsa, membayar listrik dan sebagainya dapat langsung dilakukan di atas kapal pada saat berlayar,”ungkap Petrus kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/8) kemarin.

Lanjutnya, Agent Terapung ini merupakan regenerasi yang pihaknya lakukan sejak tahun 60-an BNI telah mencetus Bank Terapung di  Wilayah Indonesia, akan tetapi dengan sendirinya menghilang.  Maka di tahun 2018 ini pihaknya mulai kembali mengaktifkan Agent Terapung untuk melayani masyarakat Papua di daerah-daerah pesisir yang sulit dijangkau secara langsung.

“Saat ini kami sudah memiliki 12 agen, ke depan kami akan menambah 10 agen lagi di Perairan Merauke untuk melayani masyarakat di pesisir yang sulit menjangkau perbankan secara langsung. Dengan harapan masyarakat sudah tidak lagi menyimpan uang di bawah bantal melainkan langsung saja Agent Terapung yang sudah kami siapkan,” terangnya.

Diakui Petrus, melalui Agent Terapung ini pihaknya mengajak masyarakat terutama ABK kapal untuk menjadi agent-agent BNI. Dengan adanya agent terapung ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam bertransaksi di atas kapal tanpa harus mencari alternatif lain.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *