Aparat Kampung Diwajibkan Buka Rekening Bank

BIAK-Kepala kampung dan aparat kampung yang ada di lingkungan Pemkab Biak Numfor wajib membuka rekening di bank. Kewajiban membuka rekening bagi setiap kepala kampung dan jajarannya itu karena pembayaran gaji atau insentif (honor) mereka  mulai Agustus ini harus melalui rekening masing-masing.

“Kami sudah mewajibkan setiap kepala kampung dan aparat kampung memiliki rekening sendiri di salah satu bank. Ini penting karena honor atau gaji mereka sudah mulai dibayarkan lewat bank,” ujar Kepala BPKAD Kabupaten Biak Numfor Lot Yensenem, S.Sos, M.Si kepada Cenderawasih Pos, Selasa, (28/8).

Kebijakan membayar gaji kepala kampung dan aparatnya melalui bank sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada mareka. Artinya, pada setiap awal bulan para kepala kampung tinggal datang mengecek rekeningnya di bank tanpa harus antri di BPKAD dan DPMK menanyakan gajinya.

“Kebijakan ini tidak sekadar memberikan kemudahan bagi mereka,  namun ini juga merupakan bagian untuk mempercepat pelayanan yang selama ini kadang mereka harus antrian di SKPD,”  tandasnya.

Sebelumnya juga kebijakan untuk melakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap II di bulan Agustus ini juga  melalui bank. Dana desa sebesar Rp 72 miliar pencairannya langsung melalui bank, dalam hal ini Bank Nasional Indonesia (BNI).  Artinya, kepala kampung wajib membuka rekening sehingga dana desa langsung ditransfer melalui rekening kampung.

Sekadar diketahui bahwa dengan pencairan tahap kedua itu maka secara total dana desa yang telah disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di tahun 2018 sebesar Rp 104 miliar. Pencairan tahap pertama telah dilakukan Rp 32 miliar.(itb/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *