DPRD Jayawijaya Gelar Sidang Istimewa

Ketua DPRD Jayawijaya Taufik Petrus Latuihamallo saat menandatangani pengumuman dan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya terpilih yang disaksikan oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua di ruang sidang DPRD Jayawijaya, Jumat, (24/8). (FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA–DPRD Kabupaten Jayawijaya menggelar rapat paripurna Istimewa dalam rangka pengumuman hasil penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya terpilih periode 2018-2023 yang menetapkan pasangan Jhon R Banua dan Marthin Yogobi sebagai pemenang dalam Pilkada Jayawijaya.

Ketua DRPD Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo mengakui, agenda rapat paripurna Istimewa ini merupakan peraturan baru, sehingga dilaksanakan karena pelantikannya akan dilakukan di Provinsi Papua secara serantak sehingga rapat Istimewa ini diselenggarakan lebih dulu sebelum pelantikan.

“Peraturan yang lalu pelantikan bupati itu dalam sidang paripurna DPRD, tapi ini tidak lagi karena pelantikannya akan dilakukan secara kolektif oleh Gubernur Papua, sehingga kami di DPRD Jayawijaya hanya melakukan pengumuman dan penetapan,”ungkapnya usai sidang Istimewa di ruang rapat DPRD Jayawijaya, Jumat (24/8).

Menurutnya, untuk hasil pengumuman dan penetapan pemenang calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya akan dikirim ke Kementrian Dalam Negeri untuk tindaklanjuti dengan dikeluarkannya surat Keputusan (SK) penetapan Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023.

“Ini peraturan baru yang kita jalankan, meskipun saya juga sedikit kaget, namun perubahannya seperti itu dan kami sudah melakukan tugas kami yakni memberikan pengumuman dan penetapan, kami juga tidak akan membuat sidang istimewa lagi untuk pelantikan”jelas Taufik.

Di tempat yang sama, sambutan Bupati Jayawijaya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan, sesuai dengan ketentuan perundang –undngan yang dianut baik itu legislatif dan eksekutif, perbedaan pandangan dan pilihan itu hal biasa, namun ketika demokrasi itu berakhir maka harus kembali bersatu padu dalam mengelola pemerintahan dan melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Jayawijaya yang telah bersama –sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya yang aman dan kondusif,”katanya.

Dengan ditetapkanya Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya yang terpilih oleh KPU Jayawijaya maka berdasarkan ketentuan pasal 160 dan pasal 160 A undang –undang nomor 8 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang –undang  nomor 1 tanuh 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota menjadi undang –undang.“Dalam ketentuan yang dimaksud mengamanatkan kepada DPRD Kabupaten Jayawijaya dapat mengumumkan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih melalui sidang paripurna Istimewa sebelum disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Papua,”bebernya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *