Keluarga Agustina Logo Terima Rp 500 Juta

Denny/cepos
KOMPENSASi: Pihak keluarga Agustina Logo saat menandatangani dokumen dalam pembayaran kompensasi dengan pemerintah di ruangan Asisten 1 Setda Jayawijaya disaksikan Wakil Bupati dan Muspida Jayawijaya, Jhon R Banua, Selasa (21/8).

WAMENA -Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akhirnya menyelesaikan permasalahan kasus meninggalnya seorang murid SD Inpers Umpagalo Disstrik Kurulu setelah pihak keluarga dari almarhuma Agustina Logo menerima penawaran kompensasi dari pemerintah daerah sebesar Rp. 500 juta.

Dalam pembayaran kompensasi yang dilakukan di ruangan Asisten 1 Setda Jayawijaya, Wakil Bupati Jayawijaya Jhon R Banua mengakui jika pihaknya telah menyelesaikan masalah ini setelah melalui diskusi yang panjang dengan pihak keluarga yang sebelumnya tetap bersikukuh dengan meminta uang sebesar Rp 1 miliar dan 100 ekor wam (babi).

“Setelah kita melakukan negosiasi dan menjelaskan jika tak ada unsur kesengajaan yang dilakukan hingga merenggut nyawa anak tersebut maka mereka sudah sepakat untuk dibayar Rp 500 juta,”ungkapnya usai membayar kompensasi, Selasa (21/8).

Menurutnya, uang kompensasi Rp 500 juta ini ditujukan untuk semua. Artinya sudah semua permintaan dipenuhi oleh pemerintah daerah sehingga pihak keluarga sudah mempersilakan Puskesmas Kurulu untuk kembali melakukan aktivitas imunisasi dan aktivtas pelayanan kesehatan lainnya seperti biasa.
“Pembayaran ini sesuai dengan petunjuk Bupati Jayawijaya yang kita jalankan, dimana pemda tak pernah membayar kompensasi hingga miliaran dan hanya Rp 500 juta yang ditawarkan seperti penyelesaian kasus yang lain,”jelas Jhon Banua.

Ia juga menyatakan jika saat ini permasalahan ini telah selesai sehingga tak ada halangan lagi untuk melaksanakan imunisasi di Kabupaten Jayawijaya. Pihak keluarga juga telah menandatangani beberapa dokumen yang disiapkan dari pemerintah daerah sebagai tanda terima dan penyelesaian masalah ini.(jo)

2 thoughts on “Keluarga Agustina Logo Terima Rp 500 Juta

  1. Kenapa tidak menjelaskan Kronologisnya…
    Kalau Tulis berita itu Tulis Lengkap mulai dari awal hingga akhir, agar pembaca mengetahui rangkaian peristiwa…

    Yang punya situs ini pernah belajar Jurnalisme seperti Cara Liput, Edit, dan Posting ka Tidak…?
    Berita Potong-potong itu media Kabualan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.