Ini yang Disosialisasikan Dinas Pertenakan dan MUI di Nimbokrang

Salah seorang pegawai Dinas Pertenakan dan Perkebunan Kabupaten Jayapura, saat menjelaskan mengenai bagaimana menyembelih hewan qurban di sela-sela sosialisasi bersama-sama MUI Kabupaten Jayapura di Distrik Nimbokrang, Senin (20/8) kemarin.

SENTANI- Dinas Perkebunan dan Pertenakan Kabupaten Jayapura bersama-sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura melakukan sosialisasi terkait cara penyembelih hewan kurban di Distrik Nimbokrang, Senin (20/8) kemarin.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Pertenakan Kabupaten Jayapura, drh. Adorsina Wompere, mengungkapkan bahwa tujuan dari sosialisasi qurban yang dilakukan oleh pihaknya dengan MUI adalah bagaimana memberikan penjelasan mengenai cara pemotongan atau penyembelih hewan kurban yang sesuai dengan Fatwa MUI.

“Dari dinas kami menjelaskan pada kesejahteraan hewan yang akan disembelih mulai dari penangganan hewan kurban, pemotongan sampai pemberlakuan setelah dipotong,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (21/8).

“MUI sendiri menegaskan tentang proses penyembelihan, syarat-syarat hewan yang akan disembelih,” tambah Adorsina.

Menurut Adorsina, sebelum dan sesudah pemotongan kurban, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang mau di sembelih, baik kondisi hewan dari luar maupun di dalam setelah disebelih.

“Dinas kami akan melakukan pemeriksaan antemortem yaitu pemeriksaan hewan sebelum dipotong dan pemeriksaan post mortem atau pemeriksaan yang dilakukan setelah hewan disebelih,” ucapnya.

Dia berharap agar dalam peringatan hari kurban ini, masyarakat dapat menangani hewan dengan baik dan jangan tersiksa, memenuhi syarat halal dan penanganan daging akan di bagikan di masukkan pada kantong bening. (bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *