Tunggakan Listrik Pasar Mama-Mama Capai Rp 63 Juta

Muchammad Djalaludin. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA-Dalam upaya meningkatkan pelayanan,  PLN  melakukan penertiban tagihan rekening listrik  dari para pelanggan yang lama menunggak.   Salah satunya yang dilakukan PLN Area Jayapura  yakni dengan  melakukan penyegelan aliran listrik di Pasar Mama-Mama Papua. Sebab  tunggakannya mencapai Rp 63 juta selama empat bulan terakhir.

  Asisten Manager Pelayanan dan Administrasi PLN Area Jayapura, Muchammad Djalaludin mengatakan, Pasar Mama-Mama Papua merupakan pasar yang memiliki daya listrik cukup besar yakni 82.500 VA. Daya listrik di pasar Mama-Mama Papua memang besar dikarenakan pasar tersebut dulunya direncanakan akan disediakan freezer untuk penjualan daging beku, hanya saja sampai saat ini rencana tersebut belum dilakukan.

   “Dengan daya 82.500 VA, pemakaian rata-rata yang dilakukan para pedagang adalah 4 jam perhari atau sebesar 9000 KWH. Ukuran yang kami gunakan adalah  menggunakan tolak ukur pada  jam nyala dan penggunaan daya listrik di Pasar Mama-Mama Papua masih dikategotikan normal malah justru masih kecil  dengan daya listrik sebesar 82.500 VA,” kata Djalaludin kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/8) kemarin.

   Diakui Djalaludin biaya beban di Pasar Mama-mama dikategorikan pada pelanggan dengan rekening minimum yaitu dengan kapasitas daya di atas 1000 KWH. Untuk pemakaian di pasar mama-mama belum mencapai ¼ penggunaan atau dapat dikatakan masih kecil. Namun,  karena dayanya cukup besar sehingga pembayaranya pun besar apalagi sampai tertumpuk empat bulan.

“Yang mana tagihan perbulannya rata-rata mencapai Rp 15 jutaan dengan menumpuk selama 4 bulan, maka tunggakan listrik di Pasar Mama-Mama mencapai Rp 63 juta,” jelasnya.

   Dengan adanya tunggakan tersebut, pihaknya juga telah menyampaikan tagihan kolekstif kepada pihak yang bersangkutan dan pihaknya juga telah menyambungkan listrik di Pasar Mama-Mama Papua. Saat ini pihaknya sedang menunggu tindak lanjut penyelesaian tunggakan tersebut hingga tanggal 20 mendatang.

  “Jika tunggakan belum juga diselesaikan maka kami akan mengambil langka tegas sama halnya dengan tunggakan pada pelanggan lainnya yaitu  bongkar rampung. kami mengharapkan pemerintah Kota Jayapura agar dapat menyelesaikan tunggakan tersebut pada batas waktu yang telah ditentukan. meski saat ini Pemkot juga tengah disibukan dengan event HUT RI,” jelasnya. (ana/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *