Suling Tambur Bagian dari Jati Diri Masyarakat Kab. Jayapura

Beberapa peserta meniupkan suling, usai lomba suling tambur yang berlangsung di lapangan upacara kantor Bupati Jayapura, Jumat (10/8) kemarin. (FOTO : Roberth Yewen/Cenderawasih Pos)

SENTANI- Untuk mengembangkan seni dan budaya lokal, maka Pemkab Jayapura menggelar lomba suling tambur di lapangan upacara kantor Bupati Jayapura, Jumat (10/8) kemarin. Lomba ini dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI-ke 73.

Ketua Panitia Hut Kemerdekaan RI ke 73 tahun tingkat Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengungkapkan bahwa lomba suling tambur yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari meningkatkan seni dan budaya lokal di Kabupaten Jayapura. “Jadi suling tambur ini merupakan suatu kegiatan seni yang sifatnya tradisional dan memberikan satu komitmen dalam rangka melestarikan seni dan budaya lokal di kabupaten ini,” ungkapnya.

Menurut Basri, lomba suling tambur ini merupakan bagian dari menjaga dan melestarikan seni dan budaya, khususnya suling tambur yang merupakan salah satu seni tradisional yang dimiliki oleh masyarakat selama ini. “Suling tambur ini merupakan bagian dari seni yang menunjukkan jadi diri bagi masyarakat yang ada di seluruh Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Dia menyatakan pemerintah terus memberikan dukungan penuh terhadap group suling tambur yang ada di berbagai kampung di Kabupaten Jayapura. Karena menurutnya, suling tambur ini merupakan salah satu seni tradisional yang harus terus dilestarikan dari tahun ke tahun.

“Kami akan terus memberikan dukungan terhadap group suling tambur yang ada di kabupaten ini, karena suling tambur ini merupakan budaya lokal kita yang harus terus kita jaga setiap saat,” ujar Basri. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *