Soedarmo: Festival Budaya di Papua Harus Dilakukan Secara Terintegrasi

Wisatawan asing ketika menyaksikan  pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem di Kabupaten Jayawijaya baru-baru ini. (FOTO : Hans Cepos)

JAYAPURA-Penjabat Gubernur PapuaSoedarmo bertekat penuh agar kegiatan-kegiatan festival budaya di Provinsi Papua ke depan dilakukan secara terintegrasi.

“Saya berharap kepada Kementerian Pariwisata dan pemerintah di tingkat kabupaten/kota di Papua bahwa kegiatan festival-festival budaya di Papua tidak bersifat sektoral, tetapi kita rencanakan atau konsepkan agar kegiatan festival ini berintegrasi atau berberkelanjutan,”ungkap Soedarmo.

Menurut Soedarmo, hal ini penting sehingga para wisatawan yang datang ingin menyaksikan festival budaya di Papua ini bukan hanya menyaksikan satu festival saja, tetapi bisa berkelanjutan ke festival lain yang juga dilakukan di Papua.

“Jadi ada beberapa festival budaya yang dilakukan di Papua saat ini yakni Festival Danau Sentani,Teluk Humbolt, Festival Munara Wampasi di Biak, Pesta Budaya Asmat dan Festival Lembah Baliem,”terang Soedarmo.

Kata Soedarmo, kalau festival ini diatur secara baik jadwalnya, maka para turis mancanegara yang datang dari luar bisa mengatur pula waktu untuk mereka ikut diberbagai festival, dengan harapan mereka bisa menikmati dan melihat budaya Papua secara keseluruhan di berbagai daerah tersebut.

“Saya juga punya keinginan agar semua kegiatan festival ini diintegrasikan menjadi satu kegiatan yang lebih besar, yang mungkin dalam pelaksananya bukan lagi oleh kabupaten/kota,tetapi dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Papua,”ujar Gubernur.

  Pihaknya juga berharap ada dukungan atau bantuan dari Kementerian Pariwisata, untuk bagaimana mengangkat festival budaya yang ada di Papua lebih besar lagi.(ans/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *