Pedagang Ancam Kembali Jualan di Pinggir

Takim/Cepos
PEDAGANG: Sejumlah pedagang Pasar Youtefa yang tetap berjualan di pinggir jalan pasar yang becek, Senin (6/8).

JAYAPURA-Meskipun sudah disediakan tempat berjualan di dalam Pasar Youtefa, sejumlah pedagang mengancam akan kembali berjualan di pinggir Jalan Baru Pasar Youtefa.

Pasalnya, para pedagang mengaku belum mau menempati lokasi yang disediakan lantaran masih harus mendirikan lapak dan kondisi tempat jualan masih becek.

Dengan kondisi ini beberapa pedagang menilai langkah penataan yang dilakukan pemerintah bukan untuk menyelesaikan masalah tetapi justru menimbulkan masalah baru bagi mereka.

“Sudah hampir 3 minggu kami tidak berjualan dengan baik. Penataan yang dilakukan ini membuat masalah yang baru dan fatal bagi kami,” ucap Nona salah seorang pedagang kepada Cenderawasih Pos, Senin (6/8)

Diakuinya, petugas pasar sudah memberikan arahan agar pedagang yang berjualan di mata jalan masuk Pasar Youtefa berjualan di tempat yang sudah disediakan, namun sayangnya masih banyak pedagang yang memilih berjualan di mata jalan karena merasa lebih nyaman.

“Banyak yang tidak mau masuk karena tidak memiliki tempat atau lapak. Selain itu, kondisi dalam Pasar Youtefa kembali becek dan berlumpur setelah diguyur hujan,” tandasnya.

Meskipun pemerintah memaksa pedagang untuk kembali ke dalam Pasar Youtefa, Nona mengaku tetap akan mendirikan lapak di mata jalan atau di atas drainase Pasar Youtefa selama dirinya tetap belum mendapatkan tempat. “Pedagang lain juga masih membuat lapak, sehingga memilih berjualan di mata jalan pasar,” tambahnya. (kim/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *