Persewar Bikin Kejutan

Pemain Persewar Waropen saat berduel dengan pemain PSBS Biak dalam laga Piala Indonesia Zona 16 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani. Kamis (2/8) sore kemarin. (FOTO: Erik / Cepos)

2 Persewar v PSBS 1

JAYAPURA – Kejutan terjadi di zona 16 Piala Indonesia, Persewar Waropen yang merupakan penghuni Liga 3 berhasil menjungkalkan tim Liga 2 PSBS Biak 2-1 di Stadion Barnabas Youwe Sentani, Kamis (2/8) sore kemarin.

Satu gol PSBS Biak dicetak oleh Gerard Rumwaropen saat pertandingan baru berjalan 7 menit. Sementara dua gol Persewar dicetak oleh Antohonius Kipin pada menit 23 melalui titik putih, sedangkan gol kedua Persewar diciptakan Daud Kararbo di menit 59.

Saat kick off babak pertama, kedua tim memilih bermain lebih hati-hati. Namun gol cepat Gerard Rumwaropen pada menit 7 berhasil mengagetkan Persewar. Tertinggal satu gol membuat Persewar bermain terbuka, beberapa kali mencoba menciptakan peluang namun belum bisa berbuah gol, Demikian juga dengan PSBS Biak.

Namun petaka bagi PSBS Biak hadir pada menit 23, setelah salah satu pemain Persewar dilanggar keras oleh kiper Imanuel Lumanauw di dalam kotak penalti. Kapten Persewar Anthonius Kipin yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sehingga skor 1-1.

Memasuki babak kedua Persewar lebih agresif pada babak kedua. Beberapa kali kerap merepotkan pertahanan PSBS Biak. Setelah sekian kali melakukan percobaan, akhirnya Persewar kembali berhasil mencetak gol keduanya melalui kaki kanan dari Daud Kararbo pada menit 59.

Hingga wasit Hamim Tohari meniupkan peluit panjang, skor  2-1 tetap atas keunggulan Persewar Waropen. Dengan kemenangan ini, Persewar akan menghadapi tim Pelauw Putra pada babak 64 besar Zona 16.

Pelatih PSBS Biak, Selamet Riadi mengakui kemenangan Persewar, namun dia menegaskan kekalahan PSBS dari Persewar di Piala Indonesia pada musim ini karena timnya fokus ke liga 2. “Kita tidak banyak komentar,  kita sama-sama menyaksikan tadi sudah seperti itu hasilnya.  kita tinggal evaluasi tim kita saja, karena kami memang fokusnya di Liga 2 karena posisi kita masih ada di bawah,” ungkap Selamet Riadi usai pertandingan. Selamet menjelaskan bahwa meteri yang mereka turunkan dalah materi pelapis kedua atau pemain yang jarang mendapatkan jam bermain pada kompetisi Liga 2.

Sementara untuk putaran kedua, Selamet mengatakan bahwa kemungkinan ada beberapa perubaha materi pemain yang akan mereka gunakan pada putaran kedua. “Mungkin akan ada pemain baru, 5 atau 6 pemain yang akan kita gunakan pada putaran kedua,” jelas Selamet.

Di tempat yang sama,  pelatih Persewar Waropen, Carolino Ivakdalam mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan kemenangan berkat kerja keras pemain selama pertandingan. Ino-sapaan akrabnya mengaku bangga pemainnya bisa mengalahkan tim liga 2 PSBS Biak.

“Meski kami bertanding dengan tim level dua, tetapi anak-anak luar biasa hari ini karena bisa memenangkan pertandingan. Dan saya merasa bersyukur bisa menang dari tim level dua,” ujarnya.

“Sebenarnya Persewar tidak punya target banyak di Piala Indonesia, namun ini sangat luar bias kami bisa memenangkan pertandingan. Tetapi targer utama kami itu Liga 3 untuk promosi ke liga 2,” kata Carolino.

Disinggung mengenai dengan pertandingan menghadapi Persemi pada taggal 5 Agustus mendatang, yang juga merupakan big match pada babak enam besar Liga 3, Carolino mengatakan bahwa akan menggunakan sisa waktu yang ada untuk segera melakukan evaluasi menganai dengan kelemahan-kelemahan Persewar pada pertandingan  tersebut.

“Dengan waktu dua hari, kami akan evaluasi kelemahan di dalam pertandingan sore ini, dan ini menjadi pekerjaan rumah buat kami untuk menyiapkan tim yang singkat untuk menghadapi Persem.Ssaya berharap pemain segera cepat pulih dari kelelahan, karena ini pertandingan bergengsi,” ujar Carolino.

Ketua Umum Persewar Waropen, Yermias Bisai yang turut meyaksikan kemenangan Persewar sangat tersanjung atas penampilan pemainnya. “Anak-anak bermain dengan baik, perintah pelatih dilaksanakan dengan baik akhirnya bisa meraih kemenangan. Ini merupakan langkah awal yang baik,” kata Yermias Bisai.

“Saya sampaikan ke pelatih jangan bangga atau puas dengan hasil ini, perjalanan kita  masih panjang. Awal yang baik ini mudahan-mudahan akhirnya juga baik,” tutup Yermias Bisai. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *