Nikah Massal Pada FBLB 2018, Dibatalkan

Denny/ Cepos
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya Alpius Wetipo

WAMENA–Pemkab Jayawijaya membatalkan rencana pernikahan masal yang bakal masuk dalam rekor muri pada pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), selanjutnya digantikan dengan tarian kemenangan yang melibatkan semua unsur yang hadir dalam acara pembukaan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jayawijaya, Alpius Wetipo mengakui, untuk rencana pernikahan massal, pihaknya sudah batalkan karena belum ada yang mendaftar atau masih sangat kurang yang berminat untuk dilakukan pernikahan massal.

“Salah satu alasan kita membatalkan pernikahan massal dalam FBLB karena kurangnya pendaftar,”ungkapnya, Jumat (3/8) kemarin.

Menurutnya, sebagai gantinya adalah tarian kemengan secara massal, sebenarnya tarian ini baru ditampilkan setelah dilaksanakan perang –perangan, namun karena satu dan lain hal sehingga dilakukan di awal.

Pelaksanaan FBLB ke- 29 Tahun 2018, kata Alpius, saat ini persiapannya sudah mencapai 98 persen, tinggal ada beberapa item yang masih dikerjakan, namun tidak mempengaruhi persiapan yang dilakukan panitia.

“Kita akan rapat untuk menanyakan kesiapan dari dilokasi dan persiapan untuk semua seksi yang ada dalam kepanitiaan pelaksanaan FBLB 2018.”katanya. Ia menambahkan, saat ini sedang melakukan persiapan dari distrik –distrik yang diikutsertakan dalam pelaksanaan FBLB, sehingga bisa ditentukan titik –titik penjemputan kepada masyarakat.

“hari ini merupakan hari terakhir kita melakukan pengecekan terakir persiapan untuk pelaksanaan FBLB yang direncanakan akan dilakukan 7 hingga 9 Agustus,”tambahnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *