Kapendam Bantah Soal Kepemilikan Ribuan Botol Miras

JAYAPURA – Diungkapnya penyelundupan ribuan botol minuman keras di jalan Trans Papua pada Rabu (1/8) mendapat klarifikasi dari Kapendam Cenderawasih, Kol Inf Muhammad Aidi. Perwira melati tiga di bahu ini memang tak membantah ada oknum anggota TNI yang terlibat dari penyelundupan miras tersebut namun yang diluruskan adalah status tiga anggotanya ini.

“Jadi bukan pemilik ribuan botol miras melainkan posisinya saat itu hanya mengawal, tolong diluruskan agar tidak bias atau terkesan menyudutkan,” kata Aidi melalui ponselnya, Kamis (3/8). Tiga oknum anggota TNI ini dikatakan “nyambi” dalam bertugas. Yang seharusnya menjaga pos keamanan di Wamena tapi malah ikut pengusaha miras ke Yalimo sebagai pengawal.

“Ini yang salah, ia harusnya stanby jaga markas tapi malah pergi meninggalkan tempat tugas. Ini akan ditindak tegas,” beber Aidi. Namun Aidi menyayangkan bahwa dibeberapa media menulis seolah-olah oknum TNI ini keterlibatannya seperti pemasok padahal hanya mengawal.

“Tapi apapun ceritanya ia tetap salah. Ia tugas di Pam Rahwan tapi malah meninggalkan tugas. Perintah Pangdam tindak tegas sebab banyak pelanggaran dilakukan dan ini salah satu pelanggaran berat,” beber Aidi. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *