Fasilitas Sarpras FTH di Jalan Ring Road Mulai Dibangun

Priyadi/Cepos
PERSIAPAN FTH _Pembangunan dermaga darurat di lokasi FTH  Ke-10 di sebelah jalan ring road pantai hamadi, Kamis(2/8)kemarin.

JAYAPURA-Pelaksanaan acara Festival Teluk Humboldt (FTH) Ke-10 tahun 2018, yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 Agustus 2018 di jalan ring road Pantai Hamadi Jayapura tinggal dua hari lagi.

  Kini Dinas Pariwisata Kota Jayapura, terus mengejar penyelesaian  pembangunan fasilitas Sarana dan prasarana (Sarpras)  yang dibutuhkan untuk pelaksanaan FTH di lokasi tersebut. Dari pantauan Cenderawasih Pos,  Kamis (2/8) kemarin, panitia kegiatan dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura, sudah mulai menyiapkan pembangunan gapura masuk ke lokasi FTH, membersihkan lokasi FTH.

Tidak hanya itu, di lokasi FTH ini juga  sudah terlihat pemasangan tiang  lampu di jalan menuju lokasi FTH, termasuk pembuatan dermaga darurat (sementara)  di samping jalan ring road. Dimana  dermaga darurat ini digunkaan untuk berlabuhnya perahu, jika ada pengunjung yang ingin melihat keindahan Teluk Youtefa dan kampung di sekitarnya, bisa naik kapal/perahu lewat dermaga itu.

   Disamping itu, nanti di sana juga ada lomba dayung yang bisa disaksikan pengunjung dari atas jalan ring road. Kepala Dinas Pariwisata Kota  Jayapura Matias B.Mano, mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan berbagai persiapan, baik untuk menyiapkan fasilitas Sarpras, sehingga pada saat dilakukan pembukaan pada Minggu (5/8) sore nanti, sudah tidak ada masalah dan kendala.

  Untuk FTH nanti panitia mendatangkan artis dari Papua dan luar Papua seperti Punky Papua, grub band Nobo dan lainnya. Untuk pertunjukan yang digelar dalam FTH kali ini eksibisi menampilkan tari tradisional, tari lemon nipis, tari yospan, tari kreasi baru, sosio drama/cerita rakyat.

  Sementar  untuk kegiatan pameran, ada kerajinan  tradisional Port Numbay,  foto Kota Jayapura tempo dulu, kuliner khas port numbay. Sedangkan lomba-lombanya ada modern dance, hip-hop (RAP), band kompetisi (diikuti 10 band), stand up comedy/mob, photography, kreasi kostum daur ulang, lomba dayung, menggambar (tingkat SD), dan hiburan ada dari artis lokal dan nasional.

  “Nanti dalam pembukaan FTH kita langsung undang dari Kementerian Pariwisata Indonesia, dan undangan langsung saya berikan sendiri,’’katanya.

  Matias berharap, nantinya dalam pelaksanaan FTH bisa berjalan sukses dan lancar, masyarakat dan pengunjung dari luar diharapkan bisa hadir menyaksikan FTH, karena ini juga upaya pemerintah dalam memperkenalkan budaya lokal baik seni, kuliner, souvenir dan lainnya. Dengan demikian, bisa memberikan output positif untuk meningkatkan nilai perekonomian dan eksistensi budaya di Port Numbay.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *