Delapan Peserta Perebutkan 4 Kursi Pimpinan OPD

Takim/Cepos
Peserta seleksi jabatan pimpinan tinggi Kabupaten Lanny Jaya saat mengikuti tes pesikologi yang dipandu oleh asesor dalam tim seleksi, Magdalena di Hotel Green Talen Abepura, Jumat (3/8).

JAYAPURA-Kepala BKPPA Kabupaten Lanny Jaya , Petrus Wakerkwa, SE, MSi mengatakan, ada 4 OPD yang belum ada kepala atau pimpinannya. Karena itu,  saat ini dilakukan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Kabupaten Lanny Jaya  secara terbuka di Grand Talen, Jumat (3/8).

“Ini seleksi tahap kedua, hanya ada 4 jabatan yaitu Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Bappeda, Kepala Inspektorat dan Kepala Dinas Koperasi. Sedangkan yang pertama dilakukan secara tertutup dan saat ini sudah dilantik,”ungkap Petrus kepada  Cenderawsih Pos di Hotel Green Talen Abepura, Jumat (3/8).

Pihaknya mengakui, peserta  yang mengikuti seleksi tahap dua ini terdiri dari 12 orang, yang lolos tahap administrasi 10 orang, namun yang sempat mengikuti seleksi hanya 8 orang.

Tujuan dari seleksi ini untuk setiap calon pemimpin OPD tertentu harus mempunyai kemampuan dalam pelayanan yang berkualitas dan bisa menjamin dengan hasil kerja yang efektif dan sesuai sasaran. Setiap pesetra yang ikut seleksi akan ditempati sesuia dengan kemampuan dan keahlian dari para peserta.

Sementara itu, Sekda Lany Jaya, Christian Sohilait, ST. MSi mengatakan, seleksi ini mengunakan sistem meried, yang mengombinasikan kemampuan seseorang dengan latar belakang pendidikan.

Dimana sesuai dengan sistem kepagawaian yang berlaku saat ini, yaitu sistem meried sistem, sistem yang mengkombinasikan kemampuan seseorang, dengan latar belakang pendidikan.

Adapun jenis dan tahap tes yang akan diuji  oleh tim penguji yakni, psikologi, yang melihat kempauan peserta dari dalam, yang artinya dalam seleksi jabatan tinggi atau pimpinan yang tinggi yang artinya adalah manajerialnya yang perlu ditekankan bukan operasonal. Kedua tes makalah, di mana kemampuan akademi peserta yang akan diuji dan mengerjakan makalah sesuai dengan Tupoksi.

Ketiga yakni wawancara yang akan dilakukan oleh tim penguji dengan jenis materi, baik ekonomi, lingkungan kerja dan hal yang terkait dengan Tupoksi setiap kepala OPD.

Dari hasil seleksi ini akan dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memberikan rekomendasi. “Hasil dari KASN yang akan menjadi dasar menjadi penetapan keputusan”katanya.(kim/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *