Angkot Trayek Entrop dan Pasir Dua Dilarang Masuk Kota

Priyadi/Cepos
TARIK PENUMPANG-Tampak mobil angkutan umum starwagon trayek Abepura Entrop yang standby mengambil penumpang di Entrop, usai pulang anak sekolah, dan cukup membuat kemacetan, Jumat (3/8) kemarin.

JAYAPURA-Dinas Perhubungan Kota Jayapura, terus berbenah dalam mengelola mobil Angkutan kota (Angkot) di Kota Jayapura, khususnya untuk mobil Angkot trayek dari Entrop B1,B2, B3 dan B4 Serta I 1 dan I 2 dari Pasir dua harus wajib masuk Terminal Mesran.

  “Berdasarkan hasil rapat kita sudah komit bahwa,  selain mobil Angkot putih yang trayek dalam kota, tidak boleh lagi ada mobil Angkot trayek dari Entrop atau pasir dua, Base- G masuk kasih turun dan ambil penumpang  di dalam kota, karena ini sudah ada trayek mobil Angkot sendiri dalam kota,’’kata Kadis Perhubungan Kota Jayapura Andrian Jitmau kepada  Cenderawasih Pos, Jumat (3/8) kemarin.

   Dijelaskan, untuk batas waktu yang diberikan Pemkot Jayapura melalui Dishub Kota Jayapura, tidak ada lagi mobil angkutan trayek dari Entrop dan Pasir Dua masuk dalam kota, mulai tanggal 25 September 2018. Jika ini masih dilakukan tetap akan ada tindakan tegas bahkan izin trayek akan dicabut.

   Diakuinya, alasan pemerintah mengatur trayek mobil Angkot tersebut, supaya meminimalisir kemacetan lalu lintas di dalam kota, memperpendek jarak tempuh trayek hingga 3 Km, dan di dalam kota sudah ada trayek Angkot sendiri, sehingga nanti untuk tarif akan disesuaikan kembali.

  ‘’Hal lainnya, supaya terminal mesran ini bisa difungsikan dengan maksimal, jangan ada lagi mobil Angkot, yang standby di jalan-jalan seperti di depan Mal Jayapura,’’tegasnya.

  Dengan adanya aturan ini, Andi sapaan akrab Andrian mengaku, sopir angkutan  mau menaatinya dan diharapkan pihak Organda Kota Jayapura juga diminta bisa terus menjadi jembatan bagi Dishub Kota Jayapura dalam menjalankan aturan yang telah ditetapkan Pemkot Jayapura. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *