Penjual Ikan Hias Mulai Berhati-Hati Datangkan Jenis Ikan

Mas Gondrong, penjual ikan hias di Entrop saat menunjukan koleksi ikan hias yang disediakannya, Rabu (1/8) kemarin. (FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Terkait dengan adanya sidak yang dilakukan Penyidik Pengawasan Negeri Sipil (PPNS) Perikanan dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan  Perikanan (DKP) Provinsi Papua baru-baru ini di sejumlah penjual ikan hias untuk mencari ikan jenis Arapaima dan Aligator yang dilarang di wilayah Indonesia karena termasuk kategori hewan berbahaya, membuat sejumlah penjual ikan hias menjadi lebih berhati-hati dalam menjual ikan hias ke masyarakat.

Ikhsan, penjual ikan hias di Paldam Jayapura mengatakan, saat ini pihaknya lebih berhati-hati dalam memilih ikan yang boleh dan tidak boleh dijual ke masyarakat.

  Dirinya juga tidak mengetahui bahwa kategori ikan jenis Arapaima dan Aligator merupakan ikan yang dilarang di Indonesia.

“Pada saat menjual ikan hias kami sudah mendapatkan izin tetapi penjelasan mengenai ikan yang boleh dan tidak kami juga tidak terlalu paham. Namun semenjak adanya upaya pemerintah untuk mempertegas kejelasan ikan-ikan tersebut kami menjadi paham,” kata Ikhsan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (1/8) kemarin.

Pihaknya memang tidak menjual ikan jenis tersebut, tetapi bermaksud mendatangkan karena ada masyarakat yang mencari, namun belum sempat pihaknya sediakan sudah ada larangan.

‘’Jenis ikan yang saya sediakan antara lain Ikan Mas Koki, Cupang, Patin, Koi dan sebagainya. Namun untuk jenis Ikan Arapaima dan Aligator kami tidak menyediakan,’’jelasnya.

Sementara itu Mas Gondrong  Penjual Ikan Hias di Entrop mengatakan, koleksi ikan hias yang pihaknya sediakan memang salah satunya ada Ikan Arapaima dan Aligator, akan tetapi kedua ikan tersebut sudah langsung disita oleh pihak berwenang pada Sabtu (28/7) lalu.

“Semua jenis ikan hias yang saya jual, didatangkan langsung dari Surabaya, tetapi jenis-jenis ikan seperti Arapaima dan Aligator aslinya dari Sungai Amazon,”ujarnya.

Diakui Gondrong, dirinya sudah menjual ikan jenis Arapaima dan Aligator semenjak Megawati Sukarnoputri menjabat sebagai presiden Indonesia yaitu tahun Juli 2001 sampai dengan saat ini, sudah banyak ikan jenis Arapaima dan Aligator yang pihaknya jual ke masyarakat yang memang merupakan pencinta ikan jenis tersebut.

Ikan jenis Arapaima dan Aligator juga merupakan ikan yang paling banyak diminati masyarakat untuk dikoleksi, dari hasil sidak kemarin Gondrong mengatakan tidak tau pasti berapa jumlah ikan yang disita darinya.

“Saya menyediakan ikan jenis Arapaima dan Aligator mulai dari ukuran 15 cm samapi ukuran besar dengan harga Rp 100 ribu- Rp 150 ribu/ekor, sedangkan untuk ukuran besar bisa sampai Rp 5 jutaan,” terangnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *