Pemkab Jayawijaya Kendalikan Ojek Liar

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya Pardomuan Harahap

WAMENA -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya akan mengendalikan tukang ojek liar yang sering beroperasi dalam kota Wamena dengan menerapkan Kartu Pengendali, Pengemudi Ojek (KPPO). Hal ini untuk mengontrol pengemudi ojek yang beroperasi di Jayawijaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Pardomuan Harahap mengatakan, hingga saat sudah ada 351 KPPO yang dikeluarkan kepada pengojek sejak Januari hingga Juli 2018. KPPO itu diberikan bagi setiap pengojek yang memiliki atau sudah terdaftar di pangkalan ojek masing-masing.

“Ini untuk menghindari ojek liar, supaya setiap ojek berada di pangkalan masing-masing agar mudah kita pantau, contoh dia buat kesalahan, maka kita gampang cek di KPPO,”ungkapnya Rabu (1/8) kemarin.

Pardomuan juga mengaku, sudah 75 persen pengojek memiliki KPPO, dan ini akan terus disosialisasi agar semua memiliki KPPO.

“Yang mau mengurus namun tidak punya pangkalan, dia harus bergabung dengan pangkalan terdekat supaya kita gampang monitor. Untuk persyaratannya, dia harus foto copy STNK, KTP. Ada tiga persyaratan tetapi saya lupa yang satunya,” jelasnya.

Melalui KPPO, kata Pardomuan Harahap, dinas perhubungan optimis bisa lebih mudah memberikan pengarahan kepada pengojek tentang peraturan-peraturan berlalulintas yang baik dan benar guna menjaga keselamatannya dan penumpang yang dibawanya.

“Misalnya tentang surat edaran bupati yang mengatakan bahwa pangkalan ojeh tidak boleh berada di pusat kota. Jadi pengojek hanya drop penumpang saja di pusat kota lalu kembali ke pangkalan masing-masing,” katanya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *