Keluar dari Zona Merah

3 Perseru v Persebaya 1

SERUI – Target Perseru Serui untuk meraih poin penuh saat menjamu Persebaya di Stadion Marora, Serui akhirnya tercapai setelah tim besutan I Putu Gede itu menggasak Persebaya 3-1 Selasa (31/7) kemarin.

Kunci suksesnya asuhan I Putu Gede meraih point penuh adalah kesabaran dan kegigihan para pemain dalam melancarkan berbagai serangan ke jantung pertahanan lawan. Meski ditekan terus, tim tamu tak mudah menyerah , anak-anak Persebaya kerap kali membuat frustasi tuan rumah.

Perseru baru bisa mencetak gol di menit 47 melalui Mazinho, sepuluh menit kemudian giliran legiun asingnya Silvio Escobar yang memanfaatkan umpan Habel Boas. Upaca Persebaya untuk memperkecil ketertinggalan terwujud di menit 83 melalui Rendi Saputra. Sayang Perseru berhasil menutup laga ini melalui Delfin Rumbino di masa injury time.

Pelatih Kepala Perseru, I Putu Gede mengatakan bahwa kreatifitas serangan dari berbagai lini silih berganti dilancarkan para anak asuhnya ke pertahanan lawan, tetapi hingga babak pertama berakhir tidak satu pun gol yang tercipta. “Kesabaran dan ketenangan para pemain, akhirnya gol pembuka terjadi di awal babak kedua,” katanya. Dikatakannya, daya serangan lebih bertubi-tubi setelah masuknya pemain penyerang Anton menggantikan pemain bertahan Yamashita juga salah satu kunci kemenangan timnya.

Di tempat yang sama Delfin Rumbino mengatakan bahwa keberhasilannya bersama rekan-rekannya untuk menumbangkan Persebaya sudah sesuai instruksi pelatih. Dengan kemenangannya, Perseru keluar dari bayang-bayang zona degradasi, dan bertengger di peringkat 14.(rin/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *