Jemaah Calhaj Kloter 17 Provinsi Papua Tiba di Jeddah

Suasana penyerahaan jemaah calon haji Kloter 17 Provinsi Papua dari Pemprov Papua kepada PPIH Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu (29/7). (FOTO : Humas Kanwil Kemenag Provinsi Papua)

JAYAPURA-Jemaah calon haji (Calhaj) Kelompok Terbang (Kloter) 17 asal Provinsi Papua yang diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (30/7) malam pukul 21.51 WITA telah tiba di Jeddah, Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia, GIA 1110, Selasa (31/7) pagi waktu Arab Saudi. Jemaah Calhaj Kloter 17 yang berjumlah 450 orang ini dilaporkan tiba dengan selamat dan sehat, meskipun beberapa orang anggota jemaah ada yang berusia lanjut dan kurang sehat saat keberangkatan. Jeddah merupakan titik miqat bagi jamaah haji Indonesia.

Dalam Kloter ini sudah termasuk 1 orang ketua Kloter yang merupakan TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia), 1 orang petugas TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), 3 orang petugas TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia) dan 3 orang petugas TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah). Sebelum diterbangkan ke Tanah Suci, Jemaah Calhaj Kloter 17 ini, dilepas pihak PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Embarkasi Makassar, Senin (30/7) sore di aula III Kompleks Asarama Haji Sudiang, Makassar oleh Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar, H. Muh. Abdul Wahid.

Saat melepas jemaah Calhaj Kloter 17 ini, Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar, H. Muh. Abdul Wahid mengingatkan pentingnya haji mandiri. “Haji mandiri artinya jemaah selama menjalankan proses ibadah haji tidak bergantung pada orang lain. Apakah ketua Kloter, ketua rombongan atau pembimbing,” ungkapnya dalam release yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (31/7).

Abdul Wahid juga menyatakan keyakinannya bahwa jemaah haji Indonesia dapat menjaga prilaku yang baik, karena memang demikianlah jemaah haji Indonesia dikenal di sana. Sebelum berangkat, Calhaj menerima living cost, masing-masing sejumlah 1500 real dan uang penggantian biaya pembuatan paspor. Para calhaj kemudian diantar menggunakan moda transportasi bis menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin setelah melalui pemeriksaan x-ray yang ketat di aula Kompleks Asarama Haji Sudiang, Makassar.

Fasilitas pemeriksaan x-ray yang selama ini dilakukan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, telah dipindahkan ke Asrama Haji Sudiang untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang lebih lancar dan mudah. Dukungan bagi peningkatan layanan juga ditunjukkan dengan pelayanan biometric gambar wajah dan perekaman sidik jari yang dilakukan di embarkasi oleh tim khusus. Tahun-tahun sebelumnya proses ini dilakukan di Arab Saudi dengan waktu yang terbatas.

Seluruh Calhaj pada kloter 17 menerima layanan biometric ini pada Minggu (30/7) malam. Sebelumnya, Calhaj mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap akhir oleh tim medis PPIH Embarkasi Makassar yang tempatnya bersebelahan dengan tempat pelayanan biometric. Tahapan pelayanan biometric dan pemeriksaan kesehatan dilakukan setelah Calhaj diserahterimakan kepada PPIH Embarkasi Makassar. Penyerahan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua melalui Penanggung Jawab Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, SE., M.PdK., yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Papua.
Sebagai bagian upaya pelayanan yang penyelenggaraan haji terbaik, PPIH Provinsi Papua juga melaksanakan pembinaan ketua regu dan ketua rombongan dan pemantapan Kloter 17 yang diselenggarakan di Embarkasi Makassar, Minggu siang. Nara sumber kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam, H. Ahmad Furu, S.Ag., MM., serta Kepala Seksi Pelayanan dan Pembinaan Haji dan Umroh, Drs. H. Abdul Kadir Lc. (Humas/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *