Hindari Perang, Tidak Semua Distrik Dilibatkan

Dalam FBLB Tahun 2018

WAMENA—Pemkab Jayawijaya menegaskan, tidak semua distrik yang ada di Jayawijaya akan berpartisipasi dalam Pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB). Hal ini dilakukan karena ada beberapa distrik yang saat ini bermasalah dengan distrik lain sehingga Pemkab Jayawijaya menghindari perang sungguhan.

Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo mengatakan, ada beberapa distrik yang mengundurkan dari keikutsertaan dalam FBLB tahun ini, pemerintah menghargai itu untuk menghindari hal —hal yang tidak diinginkan.

Memang ada beberapa distrik yang mengundurkan diri karena ada permasalahan di sana, perang suku, sehingga kita menghindari jangan sampai mereka bertemu dalam iven tahunan itu dan mereka betul-betul berperang,ungkapnya Rabu (1/8) kemarin.

Menurutnya, pelaksanaan FBLB tinggal tujuh hari lagi, sehingga panitia sudah tinjau lokasi dan sementara ada beberapa item yang diperbaiki.
Kami imbau agar masyarakat Jayawijaya mendukung iven nasional ini,harapnya.

FBLB akan dibuka 7 Agustus dan ditutup tanggal 9 Agustus. terkait dengan itu, masyarakat diminta sama-sama menjaga keamanan di Jayawijaya.

Ia menambahkan, akses jalan, masih ada jalan lewat kampung Yagara untuk sampai ke tempat pelaksanaan festival, tidak ada alasan untuk dipalang karena itu jalan umum dan pemerintah juga sudah lalukan pengerasan di sana.

Pemkab Jayawijaya tetap akan melaksanakan iven ini karena sudah ditetapkan sebagai iven tahunan.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *