Bincang-Bincang Dengan Danlanud Silas Papare yang Baru, Marsma TNI, Ir. Tri Bowo Budi Santoso

Danlanud Silas Papare, Marsekal Pertama (Marsma) TNI, Ir. Tri Bowo Budi Santoso, memberikan keterangan di ruang kerjanya, Selasa (31/7) kemarin. (FOTO: Roberth Yewen/Cenderawasih Pos)

Siap Benahi Lanud Silas Papare, Akan Tingkatkan SDM yang Profesional

Setelah ditetapkan sebagai tipe A Lanud Silas Papare yang sebelumnya adalah Lanud Jayapura saat ini telah memiliki komandan baru yang berpangkat jenderal bintang satu dia adalah Marsma TNI, Ir. Tri Bowo Budi Santoso. Apa program kerjanya sebagai Danlanud Silas Papare?

Laporan: Roberth Yewen-Sentani

Lanud Silas Papare di Jayapura merupakan salah satu lanud yang telah diubah namanya langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna pekan lalu di Biak. Selain mengantikan nama, KASAU juga langsung menaikkan tipe Lanud Silas Papare yang sebelumnya tipe B menjadi tipe A.

Dengan tipe A, maka KASAU langsung menempatkan Marsekal Muda (Marsma) TNI, Ir. Tri Bowo Budi Santoso sebagai Danlanud baru menggantikan Kolonel Pnb, Muhammad Yanni Amirullah. Ini merupakan prosedur dimana Lanud dengan tipe A harus ditempati oleh komandan yang berpangkat bintang satu (Marsma).

Walaupun belum seminggu menjabat sebagai Danlanud SIlas Papare, tetapi kehadiran Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso atau yang biasa di sapa Tri Bowo seakan-akan sudah lama berada di Jayapura

Cenderawasih pos bersama beberapa rekan wartawan yang lain langsung diundang untuk berkenalan sekaligus berbagi cerita serta pengalaman tugas yang selama ini dijalankan oleh jenderal bintang satu dari TNI angkatan udara ini.

Banyak hal yang disampaikan oleh Tri Bowo selama bertugas di berbagai daerah yang ada di Indonesia, sambil bertanya tentang kehidupan sehari-hari di Papua. Memang Tri Bowo sendiri tidak pernah terpikirkan akan ditempatkan di Jayapura-Papua sebagai Komandan Lanud Silas Papare.

Dengan naiknya Lanud Silas Papare sebagai tipe A, maka Tri Bowo mengatakan bahwa dirinya mempunyai tanggung jawab untuk membenahi Lanud Silas Papare, sehingga kedepan bisa berubah ke arah yang lebih baik lagi.

Dalam arti bagaimana para pejabat di jajaran Lanud Silas Papare dan seluruh anggotanya bisa siap menerima tantangan dan kemajuan yang lebih besar lagi kedepan, apalagi dalam kunjungan KASAU kemarin bahwa akan segera dibangun skuadron helikopter di Lanud Silas Papare dan ini sudah masuk dalam program perencanaan tahun 2019 mendatang.”Program saya, yaitu meningkatkan SDM supaya lebih profesional,” ungkapnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (31/7) kemarin.

Lanud Silas Papare sendiri memiliki aset yang cukup besar dan banyak. Oleh karena itu, mantan Danlanud Balikpapan ini menyatakan dirinya akan memanfaatkan aset yang ada untuk pengembangan pertanian, seperti menanam pisang, ubi-ubian dan tumbuhan-tumbuhan asli yang ada di Papua ini

Ini akan dikembangkan jika di Lanud Silas Papare sedang tidak ada pesawat, sehingga para anggota mempunyai satu kesibukan yang bermanfaat. Di satu sisi dirinya ingin mengenal semua masyarakat Papua, khususnya para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pemuda serta seluruh tokoh masyarakat yang ada di Papua.

“Saya sudah berdinas di seluruh pulau besar, kecuali di Papua ini. Kebetulan saya dengan orang-orang Dayak juga dekat dengan tokoh-tokohnya, begitu juga saat berdinas di Sumatera. Oleh karena itu, saya ditempatkan di Papua untuk bagaimana mengenal para petinggi-petinggi adat yang ada di Papua ini,” ucap jenderal yang hobi membaca buku.

Dia yakin dengan semangat kebersamaan yang kuat, seperti ibarat sapu lidi jika hanya satu, maka tidak akan ada kekuatan, tetapi kalau banyak akan susah untuk dipatahkan. Kalau semua pihak bersama-sama dalam satu ikatan, maka akan bisa bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju kedepannya. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *