Tangani HIV-AIDS Butuh Kebersamaan

Suasana Pembukaan Konferensi AIDS Internasional ke-22 di Amsterdam, Belanda, Selasa (24/7) lalu. (FOTO : KPA for Cepos)

JAYAPURA- Bertemakan Breaking Barries-Building Bridges (Mengatasi Hambatan-Membangun Hubungan, red), Putri Kerajaan Belanda, Mabel van Orange, membuka Konferensi AIDS Internasional ke-22 yang berlangsung di Arena RAI Amsterdam, Belanda, Selasa (24/7) lalu.

Sang Putri dalam sambutannya menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS harus dilakukan di seluruh dunia, termasuk di Papua, secara bersama-sama. Hal inipun perlu didukung sikap politik pihak penguasa.

Menyikapi penegasan SWang Putri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengatakan bahwa konferensi tersebut wajib diimplementasikan ke seluruh wilayah di Papua. Bukan sebaliknya, hanya dijadikan euforia belaka.

“Negara-negara berkumpul dalam konferensi AIDS di Belanda ini untuk sharing keberhasilan yang dilakukan dalam penanganan HIV-AIDS di daerahnya masing-masing. Harapan kami dari keterwakilan Papua yang hadir di sini bisa belajar banyak, sehingga outputnya itu kemudian dijadikan bahan perumusan rencana tindak lanjut dalam implementasi di daerah  masing-masing maupun di Papua secara keseluruhan,” ungkap drg. Aloysius Giyai, M.Kes., Selasa (24/7) lalu.(gra/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *