Di Perumnas IV, Pengedar Ganja Dibekuk

JAYAPURA-Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Papua AKBP H Muh.Safei AB, SE  mengungkapkan bahwa pihaknya menangkap tiga pelaku kasus Narkotika jenis ganja, yakni JBFK (33 Tahun) MB (20 Tahun) dan ST (22 Tahun), di rumah kos Perumnas IV Waena, Selasa (24/7) sekira pukul 22.15 WIT.

  “Dari tiga pelaku tersebut, 1 pelaku warga PNG dengan inisial JBFK (33 Tahun) dan duanya warga  WNI yang berinisial MB (20 Tahun) dan ST (22 Tahun), mereka ditangkap beserta barang bukti berupa ganja,”tutur Muh. Safei kepada Cenderawasih Pos di kantor BNN Papua, Jumat (27/7).

  Dari hasil pemeriksaan,  JBFK  yang sudah bulan di Jayapura ini  merupakan pemilik ganja yang akan kepada MB (20 Tahun) dan ST (22 Tahun) di Jayapura. Adapun Kronologis penangkapan para pelaku tersebut, berawal Minggu (22/7), anggota BNN Provinsi Papua mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Perumnas IV Waena sering terjadi Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba yang dilakukan sejumlah pemuda di komplek perumahan tersebut.

  Berdasarkan informasi tersebut, anggota BNN Provinsi Papua melakukan Penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan pengamatan   di salah satu kamar kos yang berada di Perumnas IV Waena selama 2 hari.

   “Pada hari Selasa (24/7) pukul 22.15 WIT, anggota BNN Provinsi Papua langsung melakukan penggrebekan rumah kos tersebut dan ke 3 pelaku terbukti memiliki dan menguasai Narkotika Golongan I jenis Ganja sebanyak 1 paket bungkusan berukuran besar, 1 paket bungkusan ukuran sedang dan 1 paket bungkusan berukuran kecil siap edar.”tuturnya.

   Safei mengakui dimana sasaran para pelaku tersebut adalah anak kos di sekitar wilayah tersebut. Dan modusnya, pelaku mendekati anak kos tersebut, jika anak kos tersebut adalah pemakai maka para pelaku mainkan perannya untuk menawarkan barang tersebut.

  “Jadi sasaran mereka adalah anak kos wilayah sekitar yang diduga juga merupakan seorang pemakai atau pecandu barang narkoba tersebut,”katanya.

    Pihaknya mengaku ketiga pelaku tersebut berada dalam tahanan BNN Papua selama 20 hari sebelum diajukan ke jaksa dan dibawakan ke tahanan.“Usai diselesaikan semua proses berkas-berkasnya akan dilaporkan ke jaksa untuk diproses lebih lanjut,”katanya.(kim/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *