Penerimaan ASN, Prioritaskan OAP!

Tan Wie Long

Tan Wie Long (Foto : gratianus/Cepos)

JAYAPURA- Berkaitan dengan penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia akhir Juli ini, Komisi I DPR Papua menegaskan agar Orang Asli Papua (OAP) dapat diprioritaskan. Berdasarkan fungsi pengawasan yang dilakukan, cukup tinggi juga angka para sarjana lulusan berbagai perguruan tinggi di Papua maupun di luar Papua yang masih menganggur.

“Disamping itu pula, pendaftaran yang dilakukan nantinya bersifat online, sehingga pemerintah tingkat pusat dan tingkat provinsi harus bertanggung jawab penuh dalam menyediakan fasilitas sarana-prasara bagi calon ASN. Bukan apa, sebab harus diingat pula bahwa kita di 29 kabupaten/kota belum seluruhnya dilengkapi fasilitas penunjang untuk mendaftar jadi calon ASN melalui online,” ungkap Tan Wie Long, Anggota Komisi I DPRP kepada Cenderawasih Pos, Kamis (26/7) kemarin.

Maka itu, pada dasarnya, DPR Papua melalui Komisi I berharap sekiranya  pemerintah, baik di tingkat pusat maupun tingkat provinsi, untuk memperhatikan dengan seksama persoalan perangkat yang dibutuhkan para calon ASN.

  “ Kalau tidak, maka ini akan menjadi bom waktu, karena adanya kekecewaan mendalam dari pada elemen yang ingin mengadu nasib. Namun, hal ini tidak didukung dari segi fasilitas dan perangkat yang ditentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), yang mana kita ketahui bersama ialah bersifat online,” tambahnya.

Kata Long, kalau perihal perangkat pendaftaran yang tidak diperhatikan baik oleh pemerintah sebagai fasilitator, maka penerimaan calon ASN baru melalui jalur online yang dilakukan khusus di Provinsi Papua itu harus ditinjau ulang.

“Jangan terburu-buru bagi kita di Papua. Kalau kita buru-buru, maka akan berdampak pada akhir pelaksanaan yang tidak maksimal di seluruh Indonesia, terutama di Papua, sehingga yang dipersoalkan nanti bukannya peserta seleksi calon ASN, melainkan pemerintah sebagai fasilitator,” pungkasnya. (gra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *