Pelajaran dari Tim Liga 3

Duel pemain Perseru versus Persintan Intan Jaya di Stadion Mandala Kamis (26/7) kemarin. Perseru lolos ke babak 64 besar Piala Indonesia setelah mengalahkan Persintan 3-2. (FOTO : Erik / Cepos)

2 Persintan v Perseru 3

JAYAPURA- Perseru Serui harus membutuhkan kemenangan di masa injury time untuk mengalahkan tim liga 3 Persintan Intan Jaya pada babak 128 besar Piala Indonesia di Stadion Mandala Kamis (26/7) kemarin. Adalah Yohanis Nabar di menit 90+2 yang mengubur impian Persintan untuk lolos ke babak 64 besar Piala Indonesia.

Pada babak pertama, Perseru dikejutkan oleh gol spektakuler Octovianus Kapisa pada menit 25. Tertinggal satu gol membuat Perseru lebih meningkatkan intensif permainan, namun hingga turun minum keunggulan 1-0 tetap jadi milik Persintan Intan Jaya. Usai dari ruang ganti, tidak ingin terlempar dengan cepat dari kompetisi. Perseru melakukan beberapa pergantian. Alhasil, Perseru berhasil berbalik unggul 2-1 atas Persintan melalui gol Donny Monim pada menit 75 dan gol Boas Isir menit 80. Persintan yang tertinggal kembali menyamakan kedudukan 2-2 melalui gol Alfred Naa pada menit 84.

Dengan waktu sisa, kedua tim lebih bermain terbuka untuk mencari gol kemenangan. Namun petaka bagi Persintan datang pada menit 90+3, setelah salah satu pemain Perseru dijatuhkan dikotak terlarang Persintan. Tanpa pikir panjang, wasit menunjuk titik putih. Dengan tenang Yohanis Nabar berhasil mengoyak gawang Persintan yang dikawal Mihka Fitri Sau.

Dengan kemenangan ini, Perseru akan menghadapi Persipura Jayapura pada putaran babak 64 besar. Dimana Persipura pada pertandingan babak 128 berhasil mengalahkan Yahukimo FC dengan skor 3-0.
Head Coach Perseru Serui, I Putu Gede mengatakan bahwa Persintan berhasil merepotkan mereka pada babak pertama sebelum mengunci kemenangan atas Persintan pada babak kedua.

“Jadi sudah kita ingatkan bahwa pertandingan ini tidak mudah, dan ini terbukti dari babak pertama kami sedikit kesulitan. Untung dibabak kedua kami berhasil mengembangkan pemain dan berhasil mengalahkan mereka,” ungkap I Putu Gede.

Dikatakan I Pute Gede bahwa semangat anak-anak Persintan begitu termotivasi untuk mengalahkan mereka yang berstatus peserta Liga 1.

“Mereka dari kompetisi Liga 3, tentu mereka tidak punya beban dan tentunya mereka punya motivasi tersendiri untuk mengalakan kami yang ada di Liga 1,” ujarnya.

Sementara salah satu pemain Perseru, Anton Sandi Pairie juga mengatakan hal yang sama. Dirinya mengatakan bahwa mereka benar-benar dibuat repot oleh pemain Persintan pada babak pertama. “Pertandingan ini sangat berat, babak kedua baru kami bisa bermain sesuai dengan strategi,” ujar Anton.

Sementara pelatih Persintan Intan Jaya, Jack Kobogau memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang tampil terbaik dengan mempunyai mental dan sportivitas tinggi dalam pertandingan. “Pertandingan yang luar biasa, kami targetkan untuk memenangkan pertandingan tapi itulah pertandingan 2×45 yang memutuskan hasil akhir 3-2 untuk kemenangan Perseru Serui,” ujarnya.

Jack mengaku pertandingan kali ini menjadi pelajaran bagi tim untuk mempersiapkan diri di Kompetisi Liga Indonesia ditahun mendatang. Dan tetap mensuport dua tim asal Persipura dan Perseru dalam keikutsertaan di Kompetisi Piala Indonesia dan Liga 1 2018. “Kedepan tim Persintan Intan Jaya akan terus berlatih dan fokus mematangkan para pemain diberbagai kompetisi, pasalnya Persintan Intan Jaya tidak lolos ke babak enam besar Liga 3 zona Papua. Kami juga akan mengevaluasi menyeluruh bagi tim buat kedepannya,” katanya.

Di tempat yang sama kapten Persintan Intan Jaya Mikha Sau mengungkapkan laga tersebut merupakan laga yang dinantikan, sejak melakukan persiapan di Kabupaten Nabire. Namun dirinya menyoroti sikap kepemimpinan wasit yang tidak fair dalam memimpin pertandingan.

“Pertandingan yang cukup baik bagi keduanya. Hasil ini kami terima, meskipun ada kekecewaan dimenit terakhir pandangan pemain belakang dan kiper tidak melakukan pelanggaran. Tapi itulah keputusan wasit, selamat buat Perseru,” tandasnya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *