Aktivitas di Bandara Sentani Meningkat

Suasana Bandara Sentani, Selasa (26/7) kemarin. Aktivitas di Bandara Sentani dari Januari sampai Mei 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (FOTO: Yohana/Cepos)

Baik dari Jumlah Pesawat maupuan Penumpang

SENTANI – Periode Januari sampai Mei 2018 aktivitas pesawat dan penumpang di Bandara Sentani mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kepala Bandara Sentani, Antonius Widyo Praptono mengatakan, sejauh ini perkembangan aktivitas pesawat yang beroperasi di Bandara Sentani mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2017 lalu. Dari Januari  sampai  Mei 2018 pihaknya mencatat sebanyak 26.202 pesawat yang beroperasi di Bandara Sentani baik itu pesawat yang datang ke Jayapura maupun yang berangkat dari Jayapura. Sedangkan untuk tahun 2017 bulan yang sama tercatat sebanyak 25.029 pesawat baik yang datang maupun yang berangkat.

“Jika dilihat dari rinciannya dari Januari- Mei tahun ini, untuk pesawat yang datang sebanyak 13.100 pesawat dan yang berangkat dari Jayapura sebanyak 13.102 pesawat, sedangkan tahun 2017 lalu tercatat pesawat yang datang 12.306 pesawat, sedangkan yang berangkat sebanyak 12.723 pesawat. Dengan kenaikan tersebut tentunya juga berdampak pada jumlah penumpang baik yang masuk maupun keluar dari Bandara Sentani,” kata Antonius kepada Cenderawasih Pos, Kamis (26/7) kemarin.

Diakui Antonius, jumlah penumpang yang datang di Bandara Sentani baik itu, dewasa, anak-anak dan bayi sebanyak 858.222 orang. Mengalami pertumbuhan yang cukup siginifikan jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu yang hanya tercatat 388.336 orang (penumpang).

“Untuk rata-rata per hari tahun 2018 sampai dengan bulan Mei, tercatat 174 pesawat, naik dari tahun sebelumnya sebanyak 170 pesawat/hari. Sedangkan untuk jumlah penumpang baik yang datang maupun yang berangkat dari Bandara Sentani pada tahun 2018 sebanyak 5.721 penumpang/hari, naik dari tahun 2017 yang tercatat sebanyak 5.600 penumpang per hari,” jelasnya.

Diakui, Anton hal ini dikarenakan peralihan trend masyarakat yang tadinya menggunakan kapal laut mulai beralih menggunakan pesawat udara, sehingga mempengaruhi lonjakan penumpang maupun pesawat yang beraktivitas di Bandara Sentani. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *