Pilkada Paniai Berlangsung Aman

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Pejabat Gubernur Papua Mayjen TNI Purn Soedarmo dan Pangdam XVII/Cenderawasih George Elnandus Supit saat melakukan pemantauan Pilkada susulan Kabupaten Paniai, Rabu (25/7) kemarin. (FOTO : Humas Polda)

JAYAPURA- Pemungutan Suara Susulan yang dilakukan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Paniai berlangsung aman dan lancar, tanpa ada satupun hambatan. Hal ini disampaikan langsung Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Theodorus Kossay, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos via telepon, Rabu (25/7) malam kemarin.

“Pemungutan Suara dilakukan dengan aman dan damai, di mana dengan cuaca yang bagus, masyarakat beramai-ramai datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya. Hal ini dilakukan secara serentak di total 266 TPS yang tersebar di 23 distrik di Kabupaten Paniai. Demikian, tidak ada penundaan pemungutan suara di TPS tertentu, namun sebaliknya semuanya dilakukan serentak,” ungkap Theodorus Kossay kepada Cenderawasih Pos, via telepon, Rabu (25/7) kemarin.

  Seperti diketahui, dari 23 distrik di Paniai, sebagian distrik, diantaranya 22 distrik melakukan pemungutan suara dengan sistem ikat. Namun, sebagian besar TPS di Distrik Paniai Timur, Enarotali, menggunakan sistem coblos.

   Sementara itu, Pj Gubernur Papua diakuinya juga berkunjung ke Paniai untuk melakukan peninjauan, serta pula memastikan langsung pelaksanaan pemungutan suara di Paniai pada umumnya. Pj Gubernur berharap tahapan pemungutan suara berjalan dengan aman dan damai, yang mana hal ini sudah terbukti terjadi. Selain itu, diharapkannya pula bahwa sampai dengan pleno penetapan nantinya, prosesnya tetap berjalan dengan lancar tanpa kendala. Demikian hal inilah yang diupayakan KPU dan Panwaslu, dengan bantuan aparat keamanan, untuk terus dijaga kedepannya.

“ Untuk keamanan, kami KPU Papua bersama Panwaslu Kabupaten Paniai dan Bawaslu Provinsi Papua yang juga ikut ambil bagian, dibantu pengamanan dari aparat keamanan. Kerja sama kita bangun dengan baik, termasuk komunikasi yang kami lakukan,” tambahnya.

  Pada dasarnya, suasana yang diciptakan pada pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Paniai tidak lain ialah suasana damai. “Masyarakat pun sangat kondusif. Bahkan, masyarakat menilai bahwa pelaksanaan Pilkada Bupati Paniai kali ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, di mana terjadinya konflik dan pertumpahan darah. Sebaliknya, mereka merasa (Pilkada Paniai, red) kali ini dilakukan dengan bagus, dengan tidak ada sesuatu yang berdampak pada merugikan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Pelasanaan Pilkada Paniai dipantau langsung Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Pejabat Gubernur Papua Mayjen TNI Purn Soedarmo dan Pangdam XVII/Cenderawasih. Pemungutan suara susulan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Bupati dan Wakil Bupati Paniai pada 23 Distrik, Rabu (25/7) kemarin.

  Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan, pemantauan pemungutan suara susulan  itu dilakukan dengan jalur udara menggunakan Helicopter milik Polisi Perairan Udara Mabes Polri.

“Pemantauan meliputi Distrik-distrik yang memiliki jangkauan yang jauh, dari hasil pemantauan hampir rata-rata pelaksanaan pemungutan suara di tiap TPS berjalan dalam keadaan aman, lancar dan kondusif,” ucap Rafli Amar saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya.(gra/fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *