Pelaku Pembunuhan di Merauke, Dibekuk Polisi

Pelaku penikamanan di Kampung Mambum, Distrik Kimaan saat digelandang petugas kepolisian ke Mapolres Merauke, Selasa (24/7) kemarin. (FOTO : Libert/Radar Merauke)

MERAUKE-Setelah sempat kabur, pelaku penikaman Yohanes Yosep Garima (28), warga Kampung Mambum, Distrik Kimaam  yang menyebabkan korbannya meninggal dunia akhirnya berhasil dibekuk petugas Polsek Kimaam yang dibantu anggota Yalet TNI-AD, di Kampung Kiworo, Distrik Kimaam, Senin (23/7) sekitar pukul 10.00 WIT. Saat ditangkap, pelaku tak memberikan perlawanan terhadap petugas. Dan saat ini, yang bersangkutan sudah mendekam di balik jeruji sel tahanan Polres Merauke.

Kapolsek Kimaam, Inspektur Dua I Wayan Suena, S.Sos saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan pelaku penikaman warga Kampung Mambum.

“Iya benar sekali, saya memimpin anggota dan dibackup anggota Yalet menangkap pelaku penikaman warga Kampung Mambum, Distrik Kimaam. Pelaku diketahui berinisial SY(17),” kata Ipda I Wayan Suena,S.Sos ketika ditemui di ruang humas Polres Merauke, Selasa (24/7) kemarin.

Dikatakan, dari pemeriksaan awal terhadap pelaku, nekat menghabisi nyawa korban karena salah paham semata. Pasalnya, saat itu baik pelaku dan korban sama-sama dipengaruhi minuman beralkohol.

“Jadi pelaku ini minum (mabuk) di Kampung Kiworo sedangkan korban (mabuk) di Kampung Mambum. Selesai minum keduanya (pelaku dan korban) berpas-pasan di jembatan Kampung Mambum. Entah apa langsung terjadi pertengkaran dan pelaku langsung menikam korban di leher sehingga meninggal dunia,” jelasnya.

Lanjut Ipda I Wayan Suena, saat ini korban sudah berada di ruang tahanan Polres Merauke dan selanjutnya akan dilakukan penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ancaman hukum paling lama tujuh tahun penjara.

“Yang bersangkutan (pelaku) langsung kami terbangkan saat itu juga ke Kota Merauke. Dan sudah mendekam di sel tahanan Polres Merauke,” ucapnya.

Ditambahkan, saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Kimaam khususnya di Kampung Mambum, tetap aman dan kondusif pasca penikaman itu.

“Kondisi di sana tetap kondusif. Kami sudah berikan arahan kepada keluarga korban agar mempercayakan polisi mengurus kasus ini,” pungkasnya.(nik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *