Bank Papua Imbau Nasabah Tidak Khawatir Ambil Kredit

Yohana/Cepos

Pelayanan di Bank Papua, belum lama ini. Manajemen Bank Papua mengimbau nasabah khususnya para pengusaha yang ingin mengambil kredit agar tidak khawatir.  Selagi prosedur dilakukan dengan benar maka proses peminjaman kredit tidak akan bermasalah.

Asal Sesuai Prosedur Dijamin Aman

JAYAPURA – Manajemen Bank Papua mengimbau nasabah, khususnya pengusaha yang ingin mengambil pinjaman kredit di Bank Papua agar tidak khawatir. Selagi prosedur dilakukan dengan benar maka proses peminjaman kredit tidak akan bermasalah.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua, Ellen B.F Marande mengatakan, saat ini pihaknya dalam menyalurkan kredit ke nasabah lebih mempertimbangkan prinsip kehati-hatian. Jika kredit yang diambil dalam jumlah besar, maka pemutusan kredit akan dilakukan bersama direksi.

“Dengan memperhatikan unsur kehati-hatian akan lebih mengurangi resiko kredit bermasalah ke depan. Saat ini dalam penyaluran kredit sudah tidak bisa kami berikan sembarangan, tetapi banyak hal akan kami pertimbangkan hingga pada kelayakan perusahaan yang akan mengambil pinjaman kredit tersebut, tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Helen kepada Cenderawasih Pos, Selasa (24/7).

Sementara itu terkait dengan kasus lama Bank Papua tentang kredit macet yang baru diputuskan, dimana nasabah yang dipidana terkait kasus kredit macet Bank Papua, sedangkan asetnya juga telah disita Bank Papua, Helen menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan tindakan penyalahgunaan kewenangan dan dari sisi nasabah ada penyalahgunaan dana kredit.

“Kami imbau kontraktor atau pengusaha dalam mengajukan pinjaman harus lebih terbuka  karena saat ini juga pemerintah sudah menyediakan jasa online dalam pengadaan barang. Tujuanya untuk menghindari adanya gratifikasi dan sebagainya, dan melalui proses tersebut kami juga sebagai perbankan merasa sangat dibantu karena nasabah dapat mengajukan pinjaman dengan prosedur yang benar,” terangnya.

Dirinya juga menegaskan, nasabah tidak perlu khawatir sepanjang prosedur yang benar, dana itu tidak disalahgunakan dan memiliki komitmen untuk mengembalikan maka nasabah tersebut aman. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *