Semua Gereja di Dekai Harus Permanen

PELETAKAN BATU PERTAMA: Bupati Yahukimo Abock Busup, MA., saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Baptis Bahtera Bonto, Jumat (20/7) lalu.   

DEKAI-Pemkab Yahukimo di bawah kepemimpinan Bupati Yahukimo, Abock Busup, MA., memberikan perhatian serius terhadap pembangunan gereja.

Bahkan Bupati Abock Busup sudah menyatakan komitmennya bahwa sebelum asa jabatannya berakhir pada tahun 2021, gereja-gereja yang ada di bawah naungan Persekutuan Gereja-Gereja Yahukimo) bangunannya harus representatif dan permanen.

“Pemerintah sebagai pembina telah berkomitmen untuk membangun gedung  gereja yang representatif dan permanen,” ungkap Bupati Abock Busup di sela-sela acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Baptis Bahtera Bonto, Jumat (20/7) lalu.   

Bupati Abock Busup mengatakan, gereja-gereja yang berada di bawah naungan PGGY termasuk di dalamnya Gereja Baptis, mendapat perhatian dari Pemkab Yahukimo.

Melalui dana Otsus, Pemkab Yahukimo menurutnya telah menganggarkan dana untuk pembinaan jemaat dan pembangunan fisik. Dimana dalam pembagiannya, pemerintah telah mengatur bahwa untuk gereja-gereja di kota mendapat dana pembinaan dan pembangunan fisik sebesar Rp 250 juta hingga Rp 2 miliar. Sementara, gereja yang ada di kampung-kampung mendapat alokasi dana Rp 100 juta.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu panitia pembangunan untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja agar cepat selesai dan tidak ada masalah. Apabila warga jemaat menyiapkan bahan bangunannya, maka pemerintah membayar tukangnya. Begitu juga sebaliknya apabila warga jemaat membayar tukangnya maka pemerintah membayar bahan bangunannya,” jelasnya.

Bupati Abock Busup menambahkan bahwa sudah saatnya warga Gereja Baptis memiliki gereja sendiri. Karena pemerintah melihat bahwa semakin hari warga jemaat Gereja Baptis di Kabupaten Yahukimo semakin bertambah. Oleh sebab itu Gereja Baptis di Yahukimo harus memiliki gedung gereja yang representatif atau mempunyai gereja yang permanen untuk beribadah.

“saya berharap, semua gereja yang ada di Yahukimo dapat bekerja sama, saling menghargai dan menghormati serta menjaga etika antara satu sama lain. Semua gereja yang ada di Yahukimo untuk saling membantu satu sama lain apabila ada gereja yang baru dibangun,” tambahnya.

Selain berkomitmen membangun gereja yang permanen, pemerintah daerah juga telah berkomitmen untuk melindungi dan menjaga persaudaraan serta kekeluargaan antar umat beragama sehingga tercipta toleransi antar umat beragama di Kabupaten Yahukimo. (Diskominfo Yahukimo/oel/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *