Longsor, Jalan Wouma-Walesi Terputus

Denny/ Cepos
Kondisi ruas jalan penghubung Distrik Wouma dan Walesi yang kembali terputus akibat abrasi arus air Kali Uwe. Pemkab Jayawijaya diminta segera turun tangan untuk menangani masalah.    

WAMENA-Warga Kampung Wesakin, Distrik Wouma mengeluhkan jalan penghubung Distrik Wouma dan Walesi yang kembali longsor akibat abrasi kali Uwe yang meluap pada saat hujan deras pekan kemarin.

Akibat longsor tersebut, Jalan Wouma- Walesi kini tak bisa lagi dilalui dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Longsor pertama awal tahun lalu masih bisa dilalui, namun kali ini jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.

Ketua RT 01, Kampung Wesakin, Ibrahim Wuka mengakui, longsor di ruas Jalan Wouma-Walesi ini terjadi dua minggu lalu setelah tanggul normalisasi sungai yang dibuat oleh pemerintah daerah beberapa waktu lalu jebol akibat luapan air Kali Uwe.

“Setelah tanggul normalisasi sungai ini jebol, arus Kali Uwe pindah ke sebelah kanan dan membuat longsoran baru sehingga membuat kendaraan tidak melewati jalan tersebut baik motor atau mobil,”ungkapnya, Selasa (24/7) kemarin.

Menurut Ibrahim, masyarakat berharap pemerintah secepatnya turun tangan dan melakukan normalisasi Kali Uwe.

“Awalnya normalisasi kali Uwe sudah baik, tapi arus kali yang begitu besar sehingga menghancurkan normalisasi yang dibuat, arus air berubah arah mengakibatkan abrasi,”jelasnya.

Saat ini, kata Ibrahim, masyarakat sangat sulit melakukan aktifitas terutama mengangkut hasil kebunnya ke pasar karena sudah tidak ada kendaraan lagi bisa melewati jalur tersebut.

“Yang sangat disayangkan menjelang pelaksanaan FBLB jalur utama untuk sampai ke lokasi pelaksanaan perang -pegangan itu terputus dan tak bisa lagi dilewati oleh kendaraan,”katanya.

Warga kecewa karena masalah ini seperti dibiarkan oleh pemerinah daerah sehingga. “Kami sebagai warga berharap agar pemerintah segera menangani masalah ini,”pungkasnya.(jo/oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *