Utang Membengkak, Pemkab Bayar Bertahap

ilustrasi

BIAK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor secara bertahap akan membayarkan utang pihak ketiga (kontraktor) yang pekerjaannya sudah tuntas pada tahun sebelumnya. Sebagaimana disebutkan bahwa utang pihak ketiga yang belum terbayarkan jumlahnya tergolong besar.

Para kontraktor yang belum dibayarkan dan masuk dalam kategori utang pemerintah daerah adalah pekerjaan pada 2016 dan 2017, bahkan disebutkan Tahun 2015 lalu  secara keseluruhan jumlahnya tidak kurang dari Rp 80 miliar sehingga pemerintah daerah akan melakukan pembayaran secara bertahap.

“Pembayaran utang daerah, khususnya ke pihak ketiga kami akan lakukan secara  bertahap. Mulai Agustus mendatang pembayaran itu sudah mulai dilakukan, namun sekali lagi tetap pembayarannya bertahap karena kondisi keuangan daerah yang lagi tidak sehat,”  ujar  Plt. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si,M.Pd .

Menurutnya, pembayaran utang pihak ketiga tetap akan memperhatikan hasil rekomendasi dari BPK yang telah dituangkan dalam LHP. Selain itu, pembayaran terhadap pekerjaan dari pihak ketiga juga hanya akan dilakukan pada pekerjaan yang telah selesai dengan baik.

                Dikatakan Herry Naap, posisinya sebagai Pelaksana Tugas Bupati Biak Numfor tentunya juga berkewajiban menyelesaikan pembayaran utang yang tertunda dibayarkan. Diakui, pihaknya tidak bisa melakukan pembayaran sekaligus karena kondisi keungan yang lagi memprihatinkan, sehingga pembayarannya dilakukan bertahap.

                 “Kalau pekerjaan sudah selesai dengan baik lalu belum dibayar, maka tentu menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk menyelesaikannya secara bertahap,” kata Herry Naap yang baru menjabat sebagai Plt Bupati Biak Numfor November 2017.(itb/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *