Proyek Jembatan Mangkrak, Masyarakat Mengeluh

Kondisi jembatan beton yang belum selesai dikerjakan di perbatasan Biak Numfor dan Supiori. Masyarakat berharap proyek pembangunan jembatan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah agar cepat diselesaikan.

SUPIORI-Pembangunan jembatan beton yang panjangnya kurang lebih 6 meter di perbatasan antara Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori dikeluhkan warga. Bagaimana tidak,  jembatan yang dibangun Tahun 2015 itu, masuk kategori proyek mangkrak dan hingga saat ini belum selesai.

Akibatnya,  masyarakat yang dari Biak ke Supiori dan sebaliknya, terpaksa harus menggunakan jembatan kayu yang lama sebagai jembatan alternatif, padahal kondisinya juga sudah lapuk sehingga cukup berbahaya bagi warga ketika melintas.

Belum lagi kondisi jalan di sekitar jembatan tersebut rusak parah, bahkan sejumlah warga sudah terjatuh karena kondisi jalan tersebut yang memang menurun ke jembatan alternatif tersebut.

Belum diketahui apa penyebab proyek tersebut tidak selesai, namun harapan masyarakat, jembatan itu dapat jadi perhatian serius untuk diselesaikan dengan secepatnya.

“Sudah banyak orang yang jatuh di sini, karena jalan rusak parah, apalagi jika hujan. Kita harus hati-hati kalau lewat, kalau salah rem motor pasti jatuh karena jalan rusak,”kata Norlince M  membonceng ibunya kepada Cenderawasih Pos saat melintas menggunakan motor, kemarin.

Katanya mau dikerja,  ini sudah pertengahan 2018 tapi belum dikerjakan juga. “Saya dengar katanya mau dikerjakan. Memang harus cepatnya diselesaikan karena ini sudah kurang lebih 3 tahun dibiarkan begini,” sambungnya lagi.

Sementara itu, salah satu pejabat yang tidak bersedia dikorankan namanya menyatakan, penyelesaian jembatan tersebut akan mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Supiori. “Kalau tidak salah, tahun ini akan diselesaikan, ini memang harus dituntaskan cepat karena jembatannya berada di jalan utama atau penghubung Kabupaten Biak Numfor – Supiori,” pungkasnya.(itb/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *