Pelaku Perampokan BNI Asiki Masih Misterius

MERAUKE- Kendati  sudah ada hasil rekaman CCTV  yang disita saat peristiwa perampokan  terjadi ditambah Polda Papua   telah menurunkan tim khusus guna membackup  tim  yang telah dibentuk Polres Boven Digoel, namun  sampai sekarang ini  pelaku perampokan tersebut masih  misterius. Disebut misterius, karena penyidik  belum mampu  mengungkap siapa sebenarnya  yang menggunakan   helm  tersebut.

‘’Sampai sekarang belum terungkap,’’ kata   Kapolres Boven  Digoel AKBP Yohanes Afri  Budi Riady, SIK, SH, MM, ketika  dihubungi  Radar  Merauke, Sabtu (21/7).   

Kapolres menjelaskan, sampai saat ini penyelidikan   masih terus dilakukan dan belum  ada yang mengarah ke satu titik.  Begitu  juga ciri-ciri pelaku, selain   yang  terlihat di rekaman CCTV yang menggunakan  helem tertutup saat  peristiwa  tersebut terjadi.

     ‘’Ciri-cirinya   baru seperti  yang terekam di kamera CCTV. Menggunakan senjata  SS2,   badan kurus dan menggunakan helem tertutup. Baru begitu-begitu. Kita belum bisa mengidentifikasi secara detail,’’ katanya.

    Bagaimana dengan para saksi  di TKP, menurut  Kapolres, para saksi   tidak berani melihat  secara langsung  kepada pelaku saat kejadian  tersebut. Selain itu, pelaku juga   tidak  berkata-kata  tapi   langsung membuang  tembakan membuat para saksi saat itu  langsung ketakutan.

    Terkait dengan pergantian Kapolsek Jair,    Kapolres menjelaskan bahwa dalam waktu dekat baru akan dilakukan serahterima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru.

‘’Kebetulan sekarang saya akan menuju Jakarta. Ada kegiatan dinas di sana. Balik  baru dilakukan sertijab,’’ tandasnya.   

   Seperti diketahui, kasus perampokan BNI  Asiki ini terjadi Jumat (13/7) sekitar  pukul  10.20  WIT.  Dari rekaman kamera CCTV yang disita Polisi,   terungkap, pelaku masuk ke dalam ruang    BNI  tersebut langsung mengeluarkan satu kali tembakan ke atas flapon selanjutnya  mengarahkan senjata larang panjang SS2 kepada beberapa orang  yang ada di dalam bank  tersebut. Setelah   itu, salah  satu teller dari bank tersebut kemudian mengambil uang dari bawah  meja teller sebanyak 3 ikat kemudian memasukan ke dalam tas   yang sebelumnya disodorkan  pelaku. Setelah  memasukan uang ke dalam tas, kemudian tas  yang berisi Rp 300 juta itu diambil selanjutnya  pelkau kabur. (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *