Di Merauke, Pemuda 28 Tahun Tewas Ditikam OTK

MERAUKE-Salah seorang pemuda, warga Kampung Mambum, Distrik Kimaam bernama Yohanes Yosep Garima (28) dilaporkan tewas ditikam Orang Tidak Dikenal (OTK) , Minggu (22/7) sekitar pukul 20.00 Wit.  Dan saat ini, Kepolisian Resor Merauke melalui Sektor Kimaam tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap dan menangkap siapa pelakunya.

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH saat dikonfirmasi melalui Kabag Ops, Komisaris Polisi Marthin Koagouw,SH membenarkan adanya kasus penikaman terhadap warga Kampung Mambum itu.

“Kami mendapatkan informasi dari Kapolsek Kimaam, kejadiannya, Minggu (22/7) sekitar pukul 20.00 WIT. Pelakunya masih dilidik oleh Unit Reskrim Polsek Kimaam,” kata Kompol Marthin Koagouw,SH saat ditemui koran ini di ruang humas Polres Merauke, Senin (23/7) kemarin.

Kompol Marthin mengatakan, belum diketahui pasti apa penyebab pelaku nekat menikam korban hingga tewas. Sebab, usai menikam korban, pelaku langsung melarikan diri.

“Penyebabnya belum kami ketahui. Tapi nanti kami akan terus berkoordinasi dengan Polsek Kimaam untuk mengupgrade perkembangan selanjutnya,” ujarnya.

Ditambahkan, saat korban dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) di jembatan kampong, pihaknya menemukan adanya luka tikam di leher korban. Kuat dugaan, korban menghembuskan tewas karena kehilangan banyak darah.

“Saat dievakuasi oleh anggota Polsek Kimaam, korban sudah tak bernyawa lagi. Saat itu ditemukan luka tikam di leher dan tubuh korban bersimbah darah,” ucapnya.

Menurutnya, untuk langkah-langkah yang telah diambil Polsek Kimaam adalah, mendatangi TKP, memintai keterangan para saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

“Sedangkan untuk rencana tindak lanjut adalah melakukan olah TKP, memeriksa para saksi dan lainnya,” pungkasnya. (nik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *