Pergi Malam Mingguan, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi, di belakang Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua di Dok VII, Minggu (22/7)

JAYAPURA- Teno Wanma, lelaki 25 tahun asal Biak itu ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa lagi di belakang Kantor Kelautan dan Perikanan Jalan Sulawesi Dok 7, Distrik Jayapura Utara pada Minggu (22/7).

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Jayapura Utara, AKP R Roberth Awek. Ia menyebutkan bahwa saat ditemukan terdapat luka gores dan lebam pada pelipis mata sebelah kanan serta luka lecet pada dahi bagian kiri.

“Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban,” ucap Roberth Awek ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

  Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, anggota Polsek di-back up Polres Jayapura Kota, kata Roberth Awek, terus memonitor perkembangan  situasi di sekitar Tempat Kejadian Perkara.

  “Dalam kejadian ini, sebanyak 4 saksi sudah kami mintai keterangannya yakni YM (32), AP (35), JS (56), dan OD (54),” ucapnya.

   Dari keterangan para saksi,  menyebutkan bahwa sekira pukul 07.00 WIT saksi dengan inisial YM yang merupakan keluarga korban mengetahui korban pergi dengan alasan malam mingguan bersama rekannya.

  Sekira pukul 24.00 WIT saksi dengan inisial AP melihat korban mondar – mandir di jalan depan Kantor Perikanan kemudian menuju ke arah dermaga. sekira pukul 02.00 WIT saksi dengan inisial JS dan OD yang berada dalam rumah mendengar suara ribut-ribut dan perkataan “dimana dia” serta suara seng yang dipukul di sekitar dermaga.

   Menurut Roberth Awek,  para saksi sendiri melihat warga yang berkerumun di dermaga dan menemukan mayat serta mendapati pagar seng dalam kondisi rusak lalu melaporkan kejadian itu di Polsek Jayapura Utara.

   Tak lama setelah  menerima laporan tersebut, anggota Indentifikasi dan piket siaga Polres Jayapura Kota  dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugen Adewijaya, SIK  tiba di TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban.

  “Sampai saat ini, kami belum bisa pastikan penyebab meninggalnya korban, kami masih kembangkan kasus ini,” tandasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *