Nduga Kondusif, Aktivitas Penerbangan Kembali Normal

Penumpang yang turun di Bandara Kenyam, dimana saat ini aktivitas penerbangan kembali beroperasi seperti biasa, Jumat (20/7)

Pelayanan Kesehatan Belum Optimal

JAYAPURA- Aktivitas penerbangan di Kenyam, Kabupaten Nduga kembali normal pasca insiden penembakan pesawat yang menyebabkan Pilot dan co pilot serta anggota Brimob terluka pada Juni tahun 2018.  Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, pada Sabtu (21/7) kemarin.

  Menurut Kamal, untuk penerbangan pada Jumat (20/7) terdapat tiga Flight, yakni penerbangan pesawat Alfa Air jenis Karavan dengan nomor PK-AFC dari Wamena-Keneyam dengan membawa penumpang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga masyarakat Nduga yang telah selesai menikmati liburan di kampung halamannya.

  “Tiga flight penerbangan yaitu perbangan pertama pukul 10:20 Wit, Penerbangan kedua pukul, 11:38 Wit, dan penerbangan ketiga pukul 13:27 Wit,” terangnya.

  Sementara itu, Kepala Kepolisian Subsektor Nduga, Bripka Motalip Litiloli menyebutkan sudah menjadi tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat dengan melakukan pengaman kepada masyarakat yang pergi dan pulang menggunakan pesawat udara seperti biasanya.“Aktivitas penerbangan normal,” ucapnya singkat.

   Kabag Humas Setda Kabupaten Nduga Daniel Kogoya, S. STP mengaku bahwa aktivitas penerbangan di Kenyam sudah kembali normal dan kondisi di Nduga saat ini kondusif dimana aktivitas warga seperti biasa.

“Dari pihak bandara sendiri sudah ada jaminan keamanan terkait dengan penerbangan di Kabupaten Nduga,” ucap Daniel Kogoya yang dihubungi melalui telfon selulernya pada Minggu (22/7)

Masyarakat setempat kata Daniel Kogoya tetap beraktivitas seperti biasa dimana bagi yang berkebun sudah ke kebun, bagi pemilik toko sudah membuka toka begitu juga dengan aktivitas masyarakat lainnya.

  Dirinyapun menghimbau agar masyarakat tidak terbawa dengan isu-isu yang berkembang di luar, dan ASN harus kembali beraktivitas seperti sedia kala.

   Meskipun meski penerbangan sudah lancar, namun pasca kejadian pembantaian 1 keluarga dan penembakan terhadap pesawat yang terjadi pada Juni tahun 2018 di Kabupaten Nduga, proses pelayanan kesehatan di Kabupaten Nduga belum berjalan secara Optimal.

  Hal ini ungkapkan Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Siliwanus Sumule kepada Cenderawasih Pos saat menghadiri seminar dan pelatihan Advokasi untuk kampanye Measles Rubella (MR) fase II dan surveilans Penyakit  Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) di Hotel Aston, Sabtu (21/7) kemarin.

  Dikatakan, dari kejadian tersebut Tim Satgas Kaki Telanjang yang ditempatkan di Kampung-kampung sementara waktu ditarik ke Kota Kenyam mengingat kondisi keamanan yang terjadi di daerah tersebut.

  “Jika kondisi keamanan di sana sudah kondusif, maka mereka ini akan kami kembalikan ke tempat tugas semula yang ada di Kabupaten Nduga,” terangnya.

  Adapun yang sementara melaksanakan tugas pelayanan kesehatan di Kampung-kampung yang ada di Kabupaten Nduga kata dr. Siliwanus Sumule adalah anak-anak daerah setempat.

“Saya optimis petugas kesehatan kami yang ada di sana pasti akan dilindungi masyarakat setempat,  karena mereka bekerja untuk kemanusian,” tegasnya.

  Iapun meminta agar semua pihak menciptakan suasana yang kondusif, sehingga layanan kesehatan di Kabupaten Nduga  bisa berjalan dengan baik.

  “Saya harap para petugas yang ada di Kabupaten Nduga tetap melakukan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat yang ada di sana, dengan jaminan keamanan dan provinsi terus memberikan dukungan,” pintanya.

   Sementara itu, dalam waktu dekat jika kondisi keamanan di Nduga sudah benar-benar kondusif dan sudah ada penerbangan ke sana. Dinas Kesehatan Provinsi Papua bakal mendistribusikan  makanan tambahan serta obat-obatan.

  “Kami sedang meminta kepada kementrian kesehatan untuk penempatan Tenaga Kesehatan Kusantara di Nduga, namun kami berharap pemerintah setempat, TNI-Polri menjamin keamanan,” ungkapnya.

  Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa kondisi di Kabupaten Nduga saat ini sudah kondusif dan aktivitas masyarakat setempat seperti biasa. (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *