Manusia Bertopeng Muncul Lagi

Seorang Guru SMP Nyaris Dibacok

JAYAPURA-Kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di jalan baru alternatif Perumnas III Waena yang selama ini mulai berkurang, ternyata muncul kembali. Seorang guru SMP bernama  Rika (41) menjadi korban curas yang mengakibatkan barang berharganya hilang.

  Tak hanya itu, ia juga nyaris dibacok dan mengalami luka di jempol kak kiri serta bengkak pada lutut kanan. Untungnya pelaku setelah mendapatkan barang, memilih langsung kabur.

  Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan SIK yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dari keterangan korban, dikatakan pelaku memiliki ciri-ciri berkulit gelap, tak menggunakan baju dan hanya mengenakan celana pendek sambil membawa alat tajam.

   Dari kronologis yang diperoleh, terungkap jika kejadian curas ini terjadi pada Sabtu (21/7)  sekira pukul 11.30 WIT tak jauh dari jembatan besi di Jalan  Alternatif. Awalnya korban mengendarai motor dari arah Waena menuju Entrop. Setibanya di lokasi ia melihat dari jauh jika pelaku berpura-pura membabat rumput.

  Ketika korban sudah dekat, disitulah ia langsung menghentikan motor korban sambil melakukan pengancaman dengan mengayunkan parang. Karena kaget, korbanpun berhenti. Saat berhenti inilah, pelaku yang disebut menggunakan topeng ini langsung menarik tas korban hingga terjatuh.

  Setelah mendapatkan tas, pelaku langsung kabur menuruni jurang. Beberapa menit kemudian pengguna jalan lain yang melihat korban berdiri dengan kondisi ketakutan langsung menolong guru perempuan ini dengan membawa ke rumah sakit.

“Ada tas korban yang berhasil dirampas dan dalam tas berisi 2 Hp serta uang Rp 1,9 juta termasuk dokumen korban,” kata Kapolsek.

  Pelaku disebut berpura-pura membabat rumput sambil mengamati kendaraan yang melintas. Ada kecenderungan jika yang lewat adalah perempuan maka akan langsung dihadang. Dari kasus ini, Kapolsek menyarankan khusus perempuan yang berkendara sendiri agar menunggu kendaraan lain agar bisa jalan bersama dan mengurangi peluang munculnya kejahatan.

  “Saran kami seperti itu, kalau bisa jangan sendiri agar menghindari hal-hal yang tak diinginkan, sementara untuk pelaku masih dalam pengembangan,” pungkasnya.

   Kasus manusia bertopeng sebelumnya sempat meresahkan warga kota khususnya yang melintas di jalan alternatif Perumnas III Waena menuju Kantor Wali Kota Jayapura. Dan hingga kini belum ada pelaku yang berhasil ditangkap. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *