Proyek Listrik Desa di Poom, Terbengkalai

Bupati Yapen, Tonny Tesar bersama Waket I DPRD Yapen Yohanis Raubaba, Manajer PLN Serui Silvester saat meninjau pembangunan PLTD Lisdes di Kampung Poom II, Distrik Poom, Jumat, (20/7). Proyek ini terbengkalai padahal anggarannya Tahun 2017. 

SERUI-Pembangunan proyek listrik desa tahun 2017 di Kampung Poom II, Distrik Poom terbengkalai alias terkatung-katung. Pasalnya, sampai sekarang ini belum dikerjakan padahal sudah pertengahan Tahun 2018. Ironisnya, mesin diesel untuk mesin pembangkit sudah berada di lokasi, tapi bangunan untuk dudukan mesin belum selesai, konon baru pundasi yang selesai dikerjakan. Sementara kawasan PLTD Lisdes sudah dipagar keliling, ditambah 1 bangunan.

Kepala Kampung Poom II, Yusuf Paririe saat menerima kunjungan Bupati Tonny Tesar, S.Sos yang didampingi Waket I DPRD Yohanis G Raubaba, S.Sos, Manajer PLN Ranting Serui, Vani Silvester Tambingon, Yusuf menerangkan, masyarakat di Poom II  menyambut baik pembangunan proyek PLTD Lisdes tersebut. Tepatnya Desember 2017 proyek mulai berjalan, sampai saat ini, listrik desa belum terwujud. “Masyarakat hanya ingin penerangan listrik desa beroperasi di Poom,” tuturnya kepada bupati. Bupati Yapen, Tonny Tesar meminta kepada manajer PLN agar penerangan listrik desa  menyala Desember, karena itu,  pembangunanya harus dilanjutkan. Listrik desa salah satu program menuju Papua Terang, sehingga PLN harus menuntaskan pekerjaannya.

Masyarakat sudah melaporkan bahwa mengenai hak ulayat tanah tidak ada, karena masyarakat hanya ingin melihat PLTD segera beroperasi untuk memberikan penerangan di Poom. Sehingga PLN harus memperhatikannya.                Di tempat yang sama, Manajer PLN Ranting Serui Silvester mengatakan,proyek pembangunan PLTD Lisdes langsung dari kantor wilayah. Terkait keinginan dan harapan masyarakat dan pemerintah agar penerangan Lisdes menyala Desember untuk kado Natal, dirinya akan melakukan koordinasi dengan kantor wilayah.

Usai kunjungan kerja Bupati Tonny Tesar bersama rombongan di Kampung Poom II, rombongan bupati bermalam di Kampung Pulau Ikan yaitu Pulau Mios Indi menggunakan speed boat. (rin/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *