Potensi Pariwisata Yapen Cukup Menjanjikan

SERUI- Panorama alam Yapen yakni laut dan hutan begitu indah dan mempesona. Ini menjadi daya tarik tersendiri di Kabupaten Kepulauan Yapen. Seperti, Pulau Aiwai, suatu pulau kecil tetapi unik. Pemandangan alamnya begitu indah dan warna lautnya terlihat biru. Pulau ini beberapa mil berada di sebelah Pulau Mios Indi. Pulau Mios Indi adalah Pulau Ikan dan Karang yang kaya akan hasil laut.

Wisatawan jika berada di Serui, luangkan waktu menikmati pesona lautnya yang indah dan kaya. potensi ini kata Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Yapen adalah surga wisata. Mari berkunjung dan lihat pesona alam kami,” ajak bupati. Yapen menurut Bupati Tonny gudangnya potensi pariwisata laut, selain Pulau Mios Indi, Pulau Aiwai, Pulau Miosnum, Pulau Mandena dan taburan pulau-pulau di Ambai.

“Potensi panorama alam lautnya cukup bagus dan menjanjikan. Saya yakin para wisatawan yang datang akan senang jika sudah menikmati panorama lautnya,” tegas bupati seraya menambahkan potensi alam laut Yapen tidak kalah dengan Raja Ampat. Alam hutan yang kaya dengan kicauan burung sorga Yapen yaitu burung Cenderawasih juga memanjakan para wisatawan di Sawendui, Barawai di wilayah Timur dan Aikakopa di wilayah barat. “Semuanya hanya berada di Pulau Yapen. Wisatawan silahkan berkunjung ke Yapen untuk melihat panorama alam yang bagus dan indah,”ujarnya. Sementara langkah Pemerintah setempat untuk menjangkau potensi pariwisata, pembangunan infrastruktur jalan terus ditingkatkan untuk menghubungkan jalab Trans Yapen supaya tersambungkan dalam kepemimpinannya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD, Yohanis G Raubaba, S.Sos mendukung langkah dan terobosan bupati untuk memperkenalkan segudang potensi wisata yang luar biasa dimiliki Yapen. “Sudah saatnya potensi wisata yang melimpah ruah kita bangkitkan dan munculkan di lembaran Nasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia mengajak warga masyarakat khususnya para nelayan agar menjaga biodata laut jangan melempar bom untuk menangkap ikan karena akan merusak terumbu karang dan biodata laut launnya. “Kebersihan alam laut harus kita jaga bersama, sehingga jangan membuang sembarangan sampah ke laut. Saatnya kita jaga dan lestarikan alam laut kita yang sangat kaya ini,” terangnya. (rin/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *