Bakar Sampah, Lima Ruko Ludes Terbakar

Salah satu tim pemadam kebakaran, berusaha memadamkan api di menggunakan mobil pemadam kebakaran di ruko jalan masuk stadion Barnabas Youwe Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Jumat (20/7) kemarin.

SENTANI- 5 ruko masing-masing, dua ruko gudang JNE, ruko Reeno Koonter, ruko kosong bekas Warung, ruko Travel ludes terbakar sekitar pukul 14.00 WIT di jalan masuk stadion Barnabas Youwe Distrik Sentani Jumat (20/7) kemarin.

Api diduga berawal dari salah satu karyawan JNE yang membakar tumpukan sampah di belakang ruko sekitar pukul 10.00 WIT dan setelah itu yang bersangkutan langsung meninggalkan pembakaran sampah dan menuju ke Kota Jayapura.

Untuk kerugian dari kebakaran ini, pihak penyidik Polres Jayapura dan Polsek Sentani Kota masih melakukan penyelidikan, sehingga belum diketahui total kerugian yang dialami oleh 5 ruko pasca kebakaran ini.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Kota, Kompol Hakim Sode, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada 5 ruko yang ludes terbakar. “Iya benar ada 5 ruko yang berada di jalan masuk Stadion Bas Youwe yang ludes terbakar. Api diduga berawal dari pembakaran tumpukan sampah di belakang ruko JNE,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (20/7) kemarin.

Menurut Sode, sekitar pukul 14.00 WIT barulah diketahui adanya kebakaran dari salah satu pemilik ruko yang melihat bahwa di bagian plafon ruko gudang JNE ada mengeluarkan asap yang tebal, sehingga saksi yang melihat langsung meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk membantu memadamkan api tersebut.

Api kemudian dipadamkan oleh masyarakat menggunakan alat seadanya. Setelah itu, mobil tangki air dan mobil water canon milik Polres Jayapura tiba dan berhasil memadamkan api tersebut. “Api berhasil dipadamkan oleh sejam kemudian dan sudah dilakukan oleh TKP serta memasang police line di sekitar ruko yang terbakar tersebut,” ucapnya.

Sode menyatakan kebakaran ini diakibatkan oleh kelalaian dari karyawan JNE yang membakar sampah di belakang ruko dan tidak dijaga oleh karyawan tersebut, sehingg api membesar dan mengenai plafon dan membakar 5 ruko yang terbuat dari kayu ini. “Jadi plafon ruko yang terbuat dari atap seng dengan cepat merambat, sehingga rata-rata api membakar bagian plafon dari 5 ruko tersebut,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *