Penyaluran Dana Kampung Terancam Dihentikan

WAMENA-Penyaluran dana desa (kampung) terancam dihentikan pemerintah pusat, apabila pemerintahan kampung tidak memberikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana kampung  tersebut. Hal ini terungkap dalam pertemuan Pemkab Jayawijaya dengan pemerintah pusat di Jakarta beberapa waktu lalu.

Asisten 1 Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono mengakui, tindak lanjut dari pertemuan di Jakarta, Pemkab Jayawijaya telah memanggil kepala kampung dan operator sistem keuangan desa untuk melakukan pengelolaan dana desa dengan baik dan benar sesuai peruntukannya.

“Kami sudah menyurati kepala -kepala kampung, juga memberitahukan sanksinya terkait pengelolaan dana desa tahun ini dan seterusnya harus dilakukan dengan baik karena konsekuensinya ketika pemerintah kampung tidak membuat pertanggungjawaban penggunaan dana kampung maka pemerintah pusat akan menghentikan droping dana itu,”tegasnya, Kamis (19/7) kemarin.

Tinggal Wusono kembali menegaskan bagi kampung yang tidak membuat pertanggungjawaban bukan ditunda sementara tetapi dihentikan karena kampung itu dianggap tidak mampu untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan dana kampung secara baik.

“Ini yang menjadi penekanan kami kepada pemerintah kampung, distrik agar bisa memberikan informasi ini kepada masyarakat secara baik dan bisa melakukan pengelolaan, pertanggungjawaban secara baik,”tegasnya.

Menurutnya, untuk pendamping kampung, sebenarnya Pemkab Jayawijaya sudah memberikan pelatihan bersama dengan Satgas Sistem Keuangan Desa (Siskaudes) untuk melibatkan pendamping dari sisi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan sampai pada pertanggungjawaban.

Tahun ini, kata Tinggal, 328 kampung di Jayawijaya sudah menggunakan sistem aplikasi keuangan desa sehingga diharapkan pelaksanaan pengelolaan dana desa ini bisa berjalan baik.

“Kami berharap kepala kampung bisa melihat ini dan menggunakan dana kampung dengan baik sehingga tidak terjadi hal -hal yang tidak diinginkan,”katanya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *