Pendaftaran Bacaleg Terkendala Aplikasi Silon?

Suasana Pendaftaran bakal calon legislatif dalam rangka Pemilu Legislatif 2019 mendatang, yang berlansung di kantor KPU Provinsi Papua, Rabu (18/7) dini hari kemarin.

JAYAPURA- Usai sudah waktu pendaftaran bakal calon legislatif untuk Pemilihan Umum Legislatif 2019 khususnya di Provinsi Papua. Hingga pukul 00.00 WIT tengah malam kemarin, tercatat total 16 partai politik (Parpol) telah mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua untuk melakukan pendaftaran. Jikalau Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan yang paling terdepan melakukan pendaftaran, lain ceritanya dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendaftar di menit-menit akhir jelang ditutupnya pendaftaran.

  Sejak pendaftaran dibuka per 4 Juli lalu, kebanyakan Parpol terkesan tidak memanfaatkan waktu pendaftaran tersebut dengan maksimal. Sebab, hampir seluruh Parpol melakukan pendaftaran di hari-hari terakhir. Belum lagi kalau menyinggung skors yang diberikan KPU Provinsi Papua terhadap beberapa Parpol karena belum memenuhi syarat pencalonan. Sebut saja Partai Solidaritas Indonesia Papua, Partai Berkarya, dan Partai Golkar, merupakan beberapa diantaranya yang terkena skors KPU Provinsi Papua, sehingga mau tidak mau harus dewan pengurus Parpolnya harus mondar-mandir ruang Sidang KPU Provinsi Papua guna melengkapi berkas sebagai syarat dalam verifikasi syarat pencalonan.

  Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Cenderawasih Pos, kendala Parpol ialah perihal aplikasi Sistem Pencalonan (Silon). Hal inipun memiliki dua kemungkinan, entah operator dari pada Parpol yang bersangkutan belum begitu paham atau konektivitas jaringan internet.

  Berkaitan dengan kemungkinan pertama, soal operator, pihak KPU Provinsi Papua sendiri mengakui bahwa penyampaian materi perihal aplikasi Silon yang digunakan telah disampaikan sejelas-jelasnya, terutama dalam bimbingan teknis (Bimtek) yang sudah beberapa kali dilakukan.

  Sementara perihal konektivitas jaringan internet, untuk di Kota Jayapura sendiri, sebenarnya tidak dapat sepenuhnya dijadikan alasan, sebaliknya harus terus diupayakan sampai bisa. Belum lagi mengingat pendaftaran yang telah dibuka sejak 4 Juli sampai dengan 17 Juli, yang mana dua minggu lamanya, sehingga segala sesuatunya itu seharusnya lancar-lancar saja.

Demikian, pada dasarnya, KPU Provinsi Papua hanya menerima dokumen syarat pencalonan yang diupload ke Silon. Kalau berhasil dibuka di Silon, barulah Parpol bersangkutan dinyatakan memenuhi syarat pencalonan, sehingga kemudian dapat melangkah ke tahapan selanjutnya dalam verifikasi syarat bakal calon legislatif.

“Puji Tuhan semua proses tahapan berjalan dengan baik. Meskipun ada kekurangan (terkait syarat pencalonan, red), dapat kemudian diperbaiki saat itu juga, sehingga semua Parpol secara menyeluruh telah memenuhi syarat pencalonan. Demikian, tahapan selanjutnya ialah dilakukannya verifikasi terhadap syarat bakal calon,” ungkap Komisioner KPU Provinsi Papua bidang teknis, Melkianus Kambu, kepada Cenderawasih Pos, usai merampungkan seluruh pendaftaran Parpol, Rabu (18/7) dini hari kemarin.

Di kesempatan serupa, Anugrah Pata, Komisioner Bawaslu Provinsi Papua, berpendapat berbeda, yang mana ia menyebutkan bahwa yang menjadi persoalan ialah perihal aplikasi Silon. Artinya, Parpol menemui kesulitan dalam pengimputan. Belum lagi, menurutnya, hal ini didukung dengan kondisi geografis Papua yang terletak di paling timur, sehingga terkadang perihal konektivitas jaringan internet tidak stabil.

“Terlebih di menit-menit akhir menjelang tutupnya pendaftaran, diketahui bahwa yang menginput ke Silon bukan hanya Parpol dari Provinsi Papua saja. Sebaliknya, hal ini dilakukan DPD Parpol di seluruh daerah di Indonesia, sehingga KPU sendiri pun kesulitan. Oleh sebab itu,  kita pun harus pahami kondisinya, sehingga kalau berpatokan pada kami dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekiranya, selain input data-data ke Silon, hardcopy juga sudah dipersiapkan Parpol,” tambah Anugrah Pata. (gra)

One thought on “Pendaftaran Bacaleg Terkendala Aplikasi Silon?

  1. HANURA says:

    Parpol wilayah pengungan tengah papua, terkendala jaringan internet . untuk pendaftaran caleg melalui SILON. dan KPU.RI. Harus melihat kondisi papua yg sangat susah jaringan daerah gunung papua ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *