61 Calon Bawaslu Lolos Administrasi

Denny/ Cepos

Caption : Salah satu calon Bawaslu saat mendaftarkan diri ke Timsel  untuk tiga kabupaten di Jayawijaya, pekan lalu. 61 calon dinyatakan lolos berkas.

WAMENA–Tim seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk tiga kabupaten yaitu Bawaslu Jayawijaya, Yalimo dan Tolikara telah menjaring 61 calon yang lolos pemberkasan dan selanjutnya akan mengikuti tes tertulis, psikologi,  kesehatan dan wawancara yang dipusatkan Jayapura.

Sekretaris tim seleksi anggota Bawaslu tiga kabupaten, Welis Doga mengatakan, untuk Kabupaten Jayawijaya sebanyak 43 orang yang mendaftar, 23 orang dinyatakan lolos administrasi dan 10 orang diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Untuk Yalimo dari 18 yang daftar, 15 orang yang lolos dan untuk Tolikara dari 30 orang yang daftar, 23 dinyatakan lolos untuk ikut tes tertulis yang akan dilaksanakan di Kantor BKN Wilayah IX Papua di Jayapura 21-22 Juli 2018,”ungkapnya, Senin (16/7) kemarin.

Kata Welis, dari sejumlah pendaftar berstatus ASN banyak ditemukan surat rekomendasi yang bermasalah yaitu adanya dugaan pemalsuan tanda tangan bupati maupun Sekda bahkan ada yang dikeluarkan oleh kepala distrik.

“Banyak ditemukan perbedaan surat izin atau rekomendasi bupati untuk para calon yang berstatus ASN, seperti beda nomor surat, ada juga nomor surat ditulis tangan hingga indikasi pemalsuan tanda tangan pimpinan daerah atau pembina ASN,” katanya.

Menurutnya, dari pemberkasan itu pihaknya melakukan seleksi secara detailnya khususnya untuk surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, dan untuk yang dinyatakan lolos administrasi pemberkasan ini akan dilihat lagi berkasnya di Jayapura guna menghindari kesalahan.

“Tim seleksi akan tetap melihat berkas yang lolos, apakah semua itu betul rekomendasi resmi atau tidak, yang sudah  dinyatakan lolos ”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Timsel Bawaslu Jayawijaya, Yalimo dan Tolikara, Leo Himan mengakui, untuk kuota komisioner Bawaslu masing-masing kabupaten akan dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk, di mana untuk Jayawijaya dengan jumlah penduduk cukup banyak maka komisioner Bawaslunya 5 orang, Yalimo 3 orang, Tolikara 5 orang.

“Jadi untuk penentuan komisioner tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk yang masuk dalam DPT masing-masing, yang menjadi salah satu syarat untuk menentukan berapa jumlah komisioner, “pungkasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *