Setiap Nasabah Pegadaian Dilindungi Asuransi

Yohana/Cepos

Pemimpin Pegadaian Cabang Sentani, Yohanes Narahawarin saat menyerahkan santunan kepada salah satu ahli waris nasabah yang meninggal dunia, Sabtu (14/7) lalu.

SENTANI- Sebagai perusahaan BUMN di bidang sektor keuangan, PT. Pegadaian (Persero) tidak hanya menangani gadai  emas dan  barang, tapi juga memberikan jaminan asuransi yang melindungi nasabahnya.

Pemimpin Pegadaian Cabang Sentani, Yohanes Narahawarin mengatakan, setiap nasabah yang melakukan transaksi di Pegadaian sudah dikenakan dalam program asuransi, bagi nasabah yang meninggal maupun cacat tetap.  Setiap nasabah yang melakukan transaksi di PT Pegadaian akan dikenakan polis asuransi dengan biaya Rp 500 rupiah, Rp 1.000 rupiah dan Rp 1.500 rupiah.

“Polis asuransi ini kami kenakan setiap kali nasabah melakukan transaksi gadai emas di Pegadaian, yang mana polis ini bertujuan untuk perlindungan nasabah apabila mengalami kecelakaan cacat tetap maupun meninggal,” ungkap Yohanes kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (14/7) kemarin.

Lanjutnya, asuransi yang pihaknya berikan disesuaikan dengan nilai jaminan yang dijaminkan kepada Pegadaian.  Bukan hanya pembayaran santunan saja tetapi juga barang jaminan yang digadaikan akan dikembalikan kepada nasabah atau penerima manfaat (ahli waris).

“Pegadaian Jayapura  sampai dengan saat ini sudah menyerahkan 3 santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia. Masing-masing dana santunanya sesuai dengan nilai pinjaman,” terangnya.

Yohanes menambahkan, polis asuransi ini sering tidak diketahui nasabah, namun polis ini sudah berlangsung sejak lama, dimana masyarakat pada saat gadai biasanya para petugas akan meminta biaya sekitar Rp 500, Rp 1.000 hingga Rp 1.500, biaya tersebut merupakan biaya polis asuransi yang nantinya manfaatnya akan diterima nasabah. (ana/ary)

3 thoughts on “Setiap Nasabah Pegadaian Dilindungi Asuransi

  1. adik sy meninggal. kok ktnya orang pergadaian jember mendapatkan uang duka setengah dari nilai gadai. dan barang yg digadaikan ditebus sendiri. yg benar gimana

  2. saudara saya meminjam di Pegadaian Parapat ,petugas mengatakan anuransi ada setengah dari nilai pinjaman namun bahwa hutang nasabah harus dibayarkan full baru barang gadai dikembalikan.kami mohon petunjuk.apakah beda peraturan ny pada setiap daerah

  3. Kembali sy menanyakan, bagaimanakah jikalau nasabah pegadaian meninggal , apakah hak dan kewajiban yang bisa didapatkan. setelah saya menanyakan ke Kantor Pegadaian Parapat Sumatera Utara ,benar bahwa ada klaim dari asuransi setengah dari total pinjaman, namun hutang harus dibayarkan full. mohon kejelasannya. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *